WARTA 24 KALIMANTAN TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Diskes Vaksin Difteri 62 Ribu Pelajar se-Bontang

Posted by On 19.06

Diskes Vaksin Difteri 62 Ribu Pelajar se-Bontang

Diskes Vaksin Difteri 62 Ribu Pelajar se-Bontang

Jumat, 02 Maret 2018 Jam: 16:53:56 WIBDiskes Vaksin Difteri 62 Ribu Pelajar se-BontangSeorang petugas memvaksin pelajar saat luncurkan ORI di Balai Pertemuan Umum SMA Negeri 1 Bontang, Kamis (1/3/2018). Foto: Zaenul/Klik Bontang

KLIKBONTANG.COM - Pemerintah Kota Bontang terus menggalakan vaksinasi penyakit menular difteri. Baru-baru ini Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes & KB) Kota Bontang me-launching gerakan vaksinasi atau Outbreak Response Immunization (ORI) serentak melibatkan 62 ribu lebih pelajar se-Kota Bontang.

“Sasaran ORI tahun ini berjumlah kurang lebih 62.184 jiwa yang difokuskan pada seluruh sekolah negeri dan swasta dari TK, SD, SMP, dan SMA/sederajat,” kata Wakil Walikota Bontang Basri Rase saat membuka kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) bertempat di Aula SMA Negeri 1 Bontang, kemarin.

Basri mengatakan, dari data Dinas Kesehatan tercatat sebanyak 7 orang warga dideteksi suspect difteri. Ini merupakan peringatan bagi seluruh warga Bontang atas penyakit mematikan ini. Pihaknya pun meminta agar dinas terkait intens melakukan upaya pencegahan.

Salah satu langkah pencegahan melalui ORI. Kegiatan ini akan lakukan hingga akhir tahun ini. Mengingat ganasnya virus ini, target pemberian vaksinasi dilakukan sebanyak tiga kali. ORI pertama diberikan pada bulan ini, kemudian menyusul di Juni mendatang dan terkahir Desember.

“Sesuai intruksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pemberian ORI sebanyak tiga kali. Jadi kalau ada warga yang anaknya baru 1 kali diminta segera melapor atau menyambangi Puskesmas,” kata Basri.

Dijelaskan, Pemkot Bontang telah membentuk tim khusu s selama pelaksanaan ORI. Tim yang terbentuk saat ini berjumlah 11 tim dengan melibatkan 154 petugas medis. Mereka berasal dari tenaga medis dari Rumah Sakit swasta dan pemerintah, serta organisasi kesehatan lainya.

Lebih lanjut, Tim ini bertugas untuk memastikan seluruh pelajar Bontang bebas dari penyakit menular ini. Target ORI menyasar anak usia 1-19 tahun. Vaksinasi masing-masing anak berbeda, untuk anak usia 1-2 tahun diberikan jenis vaksin, Difteri, Pertusius dan Tetanus (DPT).

Selain vaksin DPT anak usia Balita pun mendapat vaksin Hepatitis B, Haemophilus Influenzae tipe B (HIB). Sementara anak usia 5-7 tahun diberikan imunisasi Difteri, Tetanus (DT) saja. Terkahir, anak usia 7-19 diberikan vaksin Tetanus Toxoid (TD).

“Masing-masing anak digolongkan dengan usia tertentu mendapatkan jenis vaksin berbeda,” ungkapnya.

Dia mengimbau seluruh masyarakat Bontang tak perlu khawatir dengan efek samping dari pemberian vaksin tersebut. Menurutnya, efe k dari vaksin hanya demam. Namun, bahaya difteri bisa mengancam jiwa sang buah hati. (*)

Reporter : Zaenul Fanani Editor : Nur Aisyah

Baca Juga

  • Catat ! Operasi Zebra Kota Bontang Target 600 Tilang
  • Bocah asal Bontang Ini jadi Penghafal Alquran Termuda di MHQ 2017
  • BCC Siap Digelar 5 November, Tema dan Rute Sudah Disiapkan
  • Dewan Kecewa Petugas RSUD Bontang Bekerja sambil Main Ponsel
  • Dibuka Hari Ini, Ratusan Stan Ramaikan Bontang City Expo

Sumber: Google News | Warta 24 Bontang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »