Albothyl Sudah Tidak Beredar
PROKAL.co PROKAL NEWS PRO KALTIM KALTIM POSTBALIKPAPAN POSSAMARINDA POSBONTANG POSTBERAU POST PRO KALTARA RADAR TARAKANBULUNGAN POSTKALTARA POS PRO KALSEL…
- PROKAL.co
- PROKAL NEWS
- PRO KALTIM
- KALTIM POST
- BALIKPAPAN POS
- SAMARINDA POS
- BONTANG POST
- BERAU POST
- PRO KALTARA
- RADAR TARAKAN
- BULUNGAN POST
- KALTARA POS
- PRO KALSEL
- RADAR BANJARMASIN
- PRO KALTENG
- KALTENG POS
- RADAR SAMPIT
- PRO KALBAR
- BalikpapanTV
- SamarindaTV
- KPFMBalikpapan
- KPFMSamarinda
- Indeks Berita
03 MARET UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
SANGGAM
Sabtu, 03 Maret 2018 11:17 Albothyl Sudah Tidak BeredarEfek Membahayakan, Dinkes Minta Masyarakat Ganti yang Lain
PROKAL.CO, TANJUNG REDEB â" Apotek di Berau sudah tidak lagi menjua l Albothyl dalam bentuk cairan obat luar konsentrat setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) membekukan izin edar.
Kepala Dinas Kesahatan (Dinkes) Berau Totoh Hermanto, menjamin hal tersebut. Pihaknya juga telah meneruskan siaran pers BPOM RI tersebut kepada seluruh apotek di Berau agar tidak menjual Albothyl termasuk Viostin DS dan Enzyplex yang juga dilarang beredar di masyarakat.
Untuk Dinkes meminta agar apotek mengganti dengan obat pilihan lainnya. Pihaknya juga menyarankan kepada masyarakat untuk menghentikan penggunaan tiga jenis produk tersebut.
âUntuk itu kami berharap masyarakat serta pengelola toko obat dan apotek di Berau juga ikut mentaati intruksi dari BPOM RI,â ungkapnya kepada Berau Post, Jumat (2/3).
Selain itu, Dinkes Berau juga mulai menginformasikan ke apotek terkait pemantauan Albothyl. Pasalnya, dalam 2 tahun terakhir BPOM RI menerima 38 laporan dari profesional kesehatan yang menerima pasien dengan keluhan efek samping Albothyl untuk pengobatan sariawan. Efek samping yang diderita pasien yakni sariawan yang kian membesar dan membuat mulut berlubang hingga menyebabkan infeksi.
âBagi masyarakat yang terbiasa menggunakan obat ini untuk mengatasi sariawan, dapat menggunakan obat pilihan lain yang mengandung benzydamine HCl, povidone iodine 1 persen. Atau kombinasi dequalinium chloride dan vitamin C. Bila sakit berlanjut, masyarakat agar berkonsultasi di sarana pelayanan kesehatan terdekat,â terangnya.
Ditegaskannya, setelah ini, apabila masih ada apotek atau toko obat yang masih menjual tiga jenis obat tersebut, Dinkes akan memberikan teguran tertulis.
Ditempat terpisah, Meliana Kurniawati pemilik Apotek Sangka Kala, Jalan Durian II, Tanjung Redeb mengatakan, sebelum mendapat surat dari Dinkes Berau pihaknya sudah tak menjual Albothyl.
âAlbothyl sudah ditarik dari distributornya langsung. Jadi kami sudah tidak menjualnnya,â katanya.
Dijelaskannya, penarikan Albothyl bukan hanya dilakukan di apotek miliknya tetapi apotek dan toko obat yang ada di Berau. âSemua apotek di Berau sudah tidak ada yang menjual albothyl,â pungkasnya.
Menurut pantauan media ini, beberapa apotik di Berau sudah tidak menjual Albothyl. Tapi penjaga apotek enggan memberikan komentar, mereka hanya menegaskan bahwa apotek sudah tidak menjual Albothyl. (sin/rio)
loading...BERITA TERKAIT
- Basmi Nyamuk Aedes Aegypti
- Hipertensi, Wajib Berobat Teratur
- Kelurahan Karang Ambun Siapkan Posyandu Lansia
- Kelambu Bisa Cegah Malaria
- Albothyl Ditarik dari Pasaran
- Pemberian Obat Filariasis Belum Maksimal
- Konsultasi soal Penanganan Difteri ke Balikpapan
- Pelaksanaan POPM hingga 2020
- Suplemen Mengandung DNA Babi
- Stok Darah PMI Diklaim Aman
BACA JUGA
Jalan Km 16 Nyaris Ambles, Warga Waswas Melintas
TALISAYAN - Pengguna jalan provinsi di kilometer 16 Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, dibuat khawatirâ¦Peresmian Bandara Maratua, Menhub: Insya Allah Bulan Depan
JAKARTA â" Setelah menunggu hampir tiga tahun, sejak pendaratan pertama, Menteri Perhubungan Budiâ¦9 April, UN Tingkat SMA dan SMK
TANJUNG REDEB - Seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat, terus mematangkan persiapan jelangâ¦Jaga Keamanan Rumah Ibadah
TANJUNG REDEB â" Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islamâ¦DPMPTSP Terus Kejar Bola
TANJUNG REDEB â" Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau kian gencarâ¦Potensi Gelombang, Nelayan Diimbau Waspada
TANJUNG REDEB - Memasuki Maret, masyarakat maupun nelayan yang hendak melaut atau berwisata ke wilayahâ¦Jalan Perkebunan Plasma Rusak
TALISAYAN â" Sejumlah masyarakat di Kampung Talisayan sangat menyayangkan pihak perusahaan perkebunanâ¦PKTD Bakal Diterapkan
TANJUNG REDEB - Agar dapat memberikan lapangan kerja bagi keluarga miskin atau tidak mampu, tahun iniâ¦Pendatang Wajib Urus Administrasi Kependudukan
TANJUNG REDEB - Dalam mencapai sasaran pemerintah untuk tertib administrasi kependudukan, diharapkanâ¦Pelanggaran Potensi Laka Ditindak Tegas
TANJUNG REDEB â" Polres Berau menggelar apel operasi terpusat, bersandikan Keselamatan Mahakamâ¦- Terbakar, Kapal Wisata Rugi 1,5 M
- Menebus Dosa Proyek Raksasa
- Warga Pingsan saat Mengantre
- Produksi Budidaya Perikanan Meningkat Tiap Tahun
- Jalan Km 16 Nyaris Ambles, Warga Waswas Melintas
- Tahun Ini Digelar di Disnakertrans Berau
- Peresmian Bandara Maratua, Menhub: Insya Allah Bulan Depan
- 9 April, UN Tingkat SMA dan SMK
- Jaga Keamanan Rumah Ibadah
- Basmi Nyamuk Aedes Aegypti
- HOME
- HOT NEWS
- NEWS UPDATE
- KOLOM
- RAGAM INFO
- INSPIRASI
- FEATURE
- OLAHRAGA
- EKONOMI
- KALIMANTAN TIMUR
- KALIMANTAN TENGAH
- KALIMANTAN SELATAN
- KALIMANTAN UTARA
- KALIMANTAN BARAT
- TENTANG KAMI
- KEBIJAKAN PRIVASI
- DISCLAIMER
- PEDOMAN MEDIA SIBER

Tidak ada komentar