Kuncinya Bersyukur, Lanjutkan Karya Pendahulu - Warta 24 Kalimantan Timur
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Kuncinya Bersyukur, Lanjutkan Karya Pendahulu

Kuncinya Bersyukur, Lanjutkan Karya Pendahulu

PROKAL.co PROKAL NEWS PRO KALTIM KALTIM POSTBALIKPAPAN POSSAMARINDA POSBONTANG POSTBERAU POST PRO KALTARA RADAR TARAKANBULUNGAN POSTKALTARA POS …

Kuncinya Bersyukur, Lanjutkan Karya Pendahulu

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: SELASA
02 JANUARI UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA Selasa, 02 Januari 2018 00:12 Kuncinya Bersyukur, Lanjutkan Karya Pendahulu

Pengalaman Makmur HAPK Mengatasi Krisis Listrik di Bumi Batiwakkal

Makmur HAPK

PROKAL.CO, PEMAD AMAN listrik bergilir yang kerap terjadi di penghujung tahun 2017, mengingatkan Makmur HAPK akan kondisi Berau ketika masih mengalami krisis listrik. Dimulai sejak tahun 1997 silam hingga dirinya menjabat wakil bupati Berau periode 2000-2005. Saat itu, ujar Makmur, pemadaman bergilir selalu terjadi tiap pekan, bahkan dalam sepekan hanya dua atau tiga hari saja masyarakat bisa menikmati listrik dari PLN.

“Tetapi saya juga menikmati, tidak ada itu namanya saya pakai genset selama di rumah dinas. Kalau mati, ya mati,” katanya saat dijumpai Berau Post di kediamannya, Jalan Mawar, Tanjung Redeb, kemarin (1/1).

Makmur bercerita, salah satu upaya untuk mengatasi krisis listrik di Berau saat itu, dengan membangun pembangkit baru. Di melihat peluang ketika Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), lembaga pemerintah di bawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek), berulang tahun. Makmur yang membawa nama Pemkab Berau, berupaya meyakinkan BPPT untuk merestui usulan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati yang dikelola PT Indo Pusaka Berau (IPB), perusahaan konsorsium yang sebagian sahamnya dikuasai Pemkab Berau.

Upaya meminta restu BPPT bukan tanpa dasar. Sebelumnya, Makmur dan Masdjuni yang menjabat Bupati Berau, sudah memegang komitmen PT Berau Coal agar bersedia menyuplai batu bara sebagai bahan bakar utama jika pembangunan PLTU Lati benar-benar terealisasi.

“Saya yang diminta almarhum (Masdjuni) untuk mengurusi. Saya yang ikut menandatangani MoU di Jakarta, disaksikan Kepala BPPT dan Pak Hatta Rajasa selaku Menristek saat itu,” ujarnya.

Setelah MoU diteken, Makmur dan jajarannya berangkat ke Tiongkok untuk menjalin kerja sama dengan salah satu perusahaan di negara yang saat itu masih disebut Negara Cina.

“Saya ingat betul, saat itu juga Pak Dahlan (Iskan) sedang membangun pembangkit di Samarinda. Jadi beliau (Dahlan Iskan) juga sempat meli hat pembangunan pembangkit kita di Lati,” kenang Makmur.

Hingga tahun 2004 atau di satu tahun terakhir Makmur mengabdikan diri sebagai wakil bupati, pembangunan PLTU Lati berkapasitas 2x7 megawatt dituntaskan. Kala itu, dia dan jajarannya memprediksikan pembangunan PLTU Lati bisa mengatasi persoalan listrik di Berau hingga 2010 lalu.

Saat itu pun, Berau juga jadi satu-satunya daerah di Kaltim yang berhasil keluar dari krisis listrik yang terjadi di hampir seluruh wilayah Kaltim.

Tapi, baru sekitar setahun beroperasi, atau di tahun 2005, ancaman krisis listrik kembali muncul. Pasalnya, sejak operasional PLTU Lati, pertumbuhan industri dan permukiman sangat pesat.

“Bayangkan dalam setahun ada sekitar 440 home industri berdiri di kota ini. Itu belum permukiman dan sebagainya. Makanya prediksi kita yang bisa sampai tahun 2010 meleset,” ungkapnya.

Pembangunan PLTU Lati jadi salah satu megaproyek yang berhasil diselesaikannya selama mengemban amana h sebagai wakil bupati mendampingi almarhum Masdjuni. Keberhasilan Makmur mengatasi krisis listrik di Berau saat itu, mendapat pengakuan dari beberapa kepala daerah di Kaltim, termasuk Gubernur Kaltim yang saat itu masih dijabat Suwarna Abdul Fatah.

Kebijakan-kebijakan soal kelistrikan terus berlanjut hingga periode kedua kepemimpinannya. Di samping mengandalkan PLTU Lati untuk terus menyuplai listrik ke PLN, beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit di kecamatan, juga diminta bekerja sama dengan PLN membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa. Termasuk menambah kapasitas PLTU Lati dengan pembangunan pembangkit unit 3.

“Tapi semuanya kita tidak ikut serta atau masuk dalam sistem pembangunannya. Karena kita pikir, ada Indonesia Power (anak perusahaan PLN yang tergabung dalam konsorsium PT IPB, red) mau ‘main-main’ dalam pembangunan pembangkitnya,” jelasnya.

“Sebenarnya kuncinya, bagaimana kita bisa bersyukur untuk melanjutkan karya pendahulu kita. Karena pemimpin terdahulu kita yang punya jasa meletakkan dasar-dasarnya, kita tinggal melanjutkan yang baik, perbaiki yang masuk kurang,” pungkas Makmur. (sam/udi)

loading...
BERITA TERKAIT
  • Mesin 1x10 Tiba, Aksesori Masih Tertinggal
  • Pelanggan Besar Diminta Gunakan Genset
  • 5 Unit Beroperasi Akhir Tahun
  • NAH !!! PLN Bisa Terkena Maladministrasi
  • Rijal: PLN, Capek Deh
  • Boiler Unit 3 “Kelelahan" Suplai Daya Berkurang, Padam Bergilir hingga Natal
  • Operasional PLTU Teluk Bayur Meleset Lagi
  • Dambakan Terang dan Perbaikan Hidup
  • Jaringan Listrik Jadi Kendala
  • Merasa Jadi Anak Tiri, Sebagian Wilayah di Tubaan Belum Dialiri Listrik

BACA JUGA

Senin, 01 Januari 2018 11:29 BREAKING NEWS

DUA Warga Berau Jadi Korban Speed Boat Tenggelam di Bulungan

TANJUNG SELOR â€" Dua warga Berau, masing-masing Felisa dan Natasya jadi korban meninggal dunia… Senin, 01 Januari 2018 00:50

Tepian dan Lapangan Pemuda, Penuh Sesak

TANJUNG REDEB â€" Kemeriahan malam pergantian tahun juga terasa di Bumi Batiwakkal. Masyarakat terlihat… Senin, 01 Januari 2018 00:03

Peningkatan Masih Suram, Warga Geram

SAMBALIUNG â€" Warga Jalan Kemakmuran, Sungai Buntu, RT 20 Kelurahan Sambaliung, sudah kehabisan… Senin, 01 Januari 2018 00:02

Sembilan Hari Naik-Turun Gunung untuk Jemput Pasien

Hampir semua tenaga kesehatan yang bertugas di kampung pedalaman meng alami kendala yang sama. Minim… Senin, 01 Januari 2018 00:01

Koneksikan Kampung dengan Pusat Kecamatan

TANJUNG REDEB â€" Tahun 2017 telah berlalu. Pemerintah, ujar Bupati Berau Muharram, telah berupaya… Minggu, 31 Desember 2017 00:10

Didik Mandiri sejak Kecil

TANJUNG REDEB â€" Hutan bukan sekadar tempat tinggal yang ramah bagi satwa-satwa liar. Hutan juga… Minggu, 31 Desember 2017 00:08

Pertahankan Tradisi, Ajarkan Cara Bertahan Hidup

Johan Ncau dan sang adik Supandi Ncau, serta Marten Anye, ditahbiskan sebagai juara menyumpit tingkat… Sabtu, 30 Desember 2017 14:29

12 Paket Gagal Lelang

TANJUNG REDEB â€" Waktu pelaksanaan lel ang pekerjaan tahun 2017 oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP)… Sabtu, 30 Desember 2017 12:55

Kesadaran Masyarakat bisa Menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Bukannya mengeluh, Dwi Pusputasari justru merasa senang saat ditugaskan menjadi bidan di Kampung Semurut,… Jumat, 29 Desember 2017 00:03

Gara-Gara Ini, Pedagang Madu Asli Merugi

TANJUNG REDEB â€" Terungkapnya praktik pengolahan dan penjualan madu palsu oleh masyarakat Rinding,… Pelanggan Besar Diminta Gunakan Genset Didominasi Kasus Perlindungan Anak Maknai Natal dengan Kabarkan Sukacita Hujan Mengguyur hingga Februari Banyak di Lapangan, Kerap Ditolak Masyarakat Mesin 1x10 Tiba, Aksesori Masih Tertinggal Rujuk Pasien dengan Perahu, Ciptakan Perubahan 12 Paket Gagal Lelang Dapil Satu Bisa Kurang Satu Kejar Tahun Depan
  • DUA Warga Berau Jadi Korban Speed Boat Tenggelam di Bulungan
  • Tepian dan Lapangan Pemuda, Penuh Sesak
  • Dua Cabor Menunggu Verifikasi
  • PENCAPAIAN FANTASTIS!
  • Tanjung Redeb Prima, Inovasi Kelurahan untuk Peningkatan Pelayanan
  • Energi Fosil Menipis, Kembangkan Biofuel
  • Pengamanan Ekstra, Jaga Tetap Kondusif
  • Pemkab Dinilai Lambat, Warga Tunggal Bumi Perbaiki Jembatan secara Swadaya
  • Satu RT Tak Lakukan Pencairan
  • DLHK Jadwalkan Sidak ke Bengkel
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN SELATAN
  • KALIMANTAN UTARA
  • KALIMANTAN BARAT
  • TENTANG KAMI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Find Us
Copyright &copy 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Warta 24 Berau

Tidak ada komentar