Warga Ganggu Petugas Padamkan Api Kebakaran Rawa Indah
Warga Ganggu Petugas Padamkan Api Kebakaran Rawa IndahSabtu, 23 Desember 2017 Jam: 22:46:20 WIBPetugas Damkar berusaha memadamkan kobaran api di Rawa Indah, Sabtu (23/12/2017)…
Warga Ganggu Petugas Padamkan Api Kebakaran Rawa Indah
Sabtu, 23 Desember 2017 Jam: 22:46:20 WIBKLIKBONTANG.COM- Kobaran api menyala hebat, melahap bangunan kayu di Jalan Ks Tubun RT 17 Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang sekira pukul 00.45 Wita, Sabtu 23 Desember 2017.
Kejadian ini mebuat warga berhamburan di jalan. Tak lama kemudian pemadam kebakaran (Damkar) Bontang yang menggunakan 2 unit water canon dan 2 unit tangki airnya dibantu Fire Badak LNG dan PT Pupuk Kaltim turun ke tempat kejadian.
Dengan cekatan petugas langsung mengeluarkan selang air warna merah untuk diarahkan menyemprot ke bangunan yang telah diselimuti si jago merah. Sebagian petugas melakukan fog atau memblok rumah warga agar tidak terbakar atau didinginkan. Lantaran bahan bangunan dari kayu sehingga api cepat menyambar ke hunian lainnya.
Akibat peristiwa ini sebanyak 2 rumah warga dan 8 petakan warung yang berada disekitar pasar sementara Rawa Indah ini. Semula merupakan bangunan kayu utuh, kini menjadi puing puing arang dan debu. Akan tetapi berkat ketangkasan petugas Damkar si jago merah akhirnya dapat dipadamkan sekira 2 jam lebih atau sekira pukul 03.10 wita.
âBangunan yang terbakar 2 unit rumah milik Ramli dan 6 petakan milik Kardiana dan 2 petakan milik Usman,â jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang, Moh Ahmad Yani melalui Plt Kasi Pencegahan, Pengendalian dan Penyuluhan Damkar Bontang, Sabtu (23/12/2017).
Dia menjelaskan ada beberapa kendala hingga membuat petugas terganggu dalam proses pemadaman. Seperti; warga yang menonton sembari asyik mengabadikannya lewat ponsel dianggap menggangu jalur armada. Bahkan, adapula warga ikut menarik selang sehingga sempat terjadi keributan antara petugas dengan oknum warga, lantaran oknum tersebut merebut selang petugas.
âAda dorongan fisik dari warga kepada petugas. Bukan hanya itu, saya saja saat memberi intruksi warga yang menonton minggir karena mobil Damkar mau lewat malahan mau dipukul. Beruntung ada anggota Damkar di dekat saya,â ucapnya.
Menjawab komentar warga yang menuding pihaknya terlambat datang. Katanya itu karena banya k warga belum mengetahui nomor telepon emergeny Damkar. âKeterlambatan karena tidak adanya info cepat ke pos. Kami diberi info saat api sudah besar, padahal damkar standby 24 jam,â akunya.
Dia menjelaskan ada yang perlu diketahui warga mengenai kinerja pihaknya. Yakni, di peristiwa itu armada yang diturunkan berjumlah 4 unit. Cara kerjanya 2 unit standby untuk fighting dilokasi 2 unit bolak balik mengambil air. Alasannya tangki 1.000 liter saat difungsikan untuk menyembur. Dalam waktu 3 atau 4 menit akan habis.
âMasyarakat banyak bercerita damkar bawa mobil tidak bawa air, padahal mobil tersebut habis setelah suply ke mobil satunya dan pergi mencari air lagi,â jelasnya. (*)
Reporter : Zaenul Fanani Editor : Nur AisyahBaca Juga
- Catat ! Operasi Zebra Kota Bontang Target 600 Tilang
- Bocah asal Bo ntang Ini jadi Penghafal Alquran Termuda di MHQ 2017
- BCC Siap Digelar 5 November, Tema dan Rute Sudah Disiapkan
- Dewan Kecewa Petugas RSUD Bontang Bekerja sambil Main Ponsel
- Dibuka Hari Ini, Ratusan Stan Ramaikan Bontang City Expo
Sumber: Google News | Warta 24 Bontang

Tidak ada komentar