Wali Kota Balikpapan Berkendara Motor dari Gereja ke Gereja
Kompas.com/Dani J Walikota Rizal Effendi disambut tari Serma Dengan-dengan atau selamat datang dari adat Batak Simalungun di Gereja Katolik St Theresia di Balikpapan, Kal…
BALIKPAPAN, KOMPAS.com â" Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan para pejabat di tingkat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) konvoi menggunakan sepeda motor dari gereja ke gereja. Mereka memantau berlangsungnya ibadah malam Natal 2017.
Beberapa gereja yang didatangi kebetulan berada di sekitaran kawasan kompleks Pertamina, seperti GPIB Maranatha, GPIB Pniel, dan Gereja Katolik Santa Theresia. Dalam konvoi, masing-masing pejabat mengendarai sendiri sepeda motor jenis skutik (skuter matic).
âSemua ibadah berlangsung baik dan aman. Ibadah di beberapa gereja yang kami datangi tampak berlangsung lancar,â kata Rizal saat berada di Gereja Santa Theresia, Minggu (24/12/2017).
Pemerintah kota berniat terus memastikan suasana kota selalu kondusif, termasuk untuk urusan beribadah. Terlebih ketika hari besar dan keagamanan, penjagaan ditingkatkan terutama di rumah-rumah ibadah demi membuat rasa nyaman beribadah.
Baca juga : Berita Foto: Indonesia Nan Syahdu dan Khidmat di Malam Natal
âKami ingin memastikan semuanya berjalan dengan lancar. Kita melihat kerja keras TNI Polri menjaga dan memberi rasa aman,â kata Rizal.
Persaudaraan tanpa batas
Selain menjaga dan mempertahanka n kenyamanan beribadah di kota ini, Wali Kota Balikpapan memastikan bahwa kehadiran mereka sekaligus menegaskan semangat persaudaraan yang tidak bisa dibatasi oleh perbedaan keyakinan.
âKarena sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air, saya mengucapkan Selamat Hari Natal 2017. Semoga kasih Kristus yang saudara yakini akan terus menyertai Anda semua,â kata Rizal ketika memberi sambutan di hadapan lebih dari 3.000 jemaat gereja Katolik yang baru saja selesai mengikuti Misa Natal.
Perayaan Natal kali ini berlangsung pada bulan yang sama dengan Maulid Nabi, peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bagi Rizal ini bukan kebetulan.
Berada di bulan yang sama dinilai bisa menjadi contoh pada pentingya saling menghargai satu umat dengan yang lain, baik penganut Kristiani maupun Islam, sehingga semua ibadah berlangsung baik. âDesember yang penuh berkat,â kata Rizal.
Hidup berdampingan, saling mengasihi, saling menebar kebaikan, dan menghargai perbedaan satu dengan yang lain, sejatinya amanat agung tiap ajaran agama. Sikap itu melahirkan toleransi yang akhirnya menciptakan kedamaian umat manusia.
Baca juga : Komunitas Pemuda Muslim di Inggris Beri Jasa Taksi Gratis di Hari Natal
âBila Perjanjian Baru disebutkan Yesus mengajarkan mencintai manusia satu dengan yang lain. Dalam Islam juga bahwa iman itu ditunjukkan dengan menyebar cinta dan kasih, juga kebaikan,â kata Rizal.
âKarena itu, teruslah menebar kebaikan. Negeri ini memerlukan suasana penuh kedamaian,â kata Rizal.
Rizal menilai, Gereja Santa Theresia juga berhasil menunjukkan upaya penghargaan pada perbedaan itu. Gereja ini membudayakan langkah untuk menonjolkan kekayaan budaya Indonesia di tiap ibadah perayaan besar sejak lama.
Seperti Misa Natal kali ini, ibadah di Gereja Santa Theresia dikemas dengan nuansa adat Batak. Menghargai perbedaan budaya ini dinilai sebagai upaya membangun semangat kebinekaan. Di waktu se belumnya, gereja ini memang pernah menonjolkan adat Toraja, Dayak, dan kini Batak.
Menurut Rizal, ini menunjukkan gereja turut menjunjung tinggi nilai dan semangat kebinekaan. âKita sama-sama menghayati Pancasila. Ini cermin kekayaan kita dengan budaya. Ini kekuatan kita yang patut disyukuri,â kata Rizal.
Pastur Frans Huvang Hurong sendiri mengatakan, kehadiran para pejabat yang notabene berbeda iman, merupakan sebuah penghargaan negara pada keyakinan sesama. Pemerintah Kota Balikpapan dinilai telah memberi contoh dalam mempertahankan kebersamaan dan persatuan antarumat.
âIni semua bermakna penghargaan akan keyakinan pada sesama,â kata Frans.
âMari bergandengan tangan sesuai profesi masing-masing sehingga menumbuhkan persaudaraan sebagai (masyarakat) kota beriman,â kata Frans.
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:- Natal dan Tahun Baru 2018

Tidak ada komentar