Tak Ada Uang, Rumah Tangga Hilang - Warta 24 Kalimantan Timur
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Tak Ada Uang, Rumah Tangga Hilang

Tak Ada Uang, Rumah Tangga Hilang

Tak Ada Uang, Rumah Tangga HilangSabtu, 23 Desember 2017 Jam: 23:14:38 WIB
KLIKBONTANG.COM- Anton (45)- bukan nama sebenarnya tertegun mendapatkan selembar surat dari Pengadilan Agama Bontang, Kali…

Tak Ada Uang, Rumah Tangga Hilang

Tak Ada Uang, Rumah Tangga Hilang

Sabtu, 23 Desember 2017 Jam: 23:14:38 WIBTak Ada Uang, Rumah Tangga Hilang

KLIKBONTANG.COM- Anton (45)- bukan nama sebenarnya tertegun mendapatkan selembar surat dari Pengadilan Agama Bontang, Kalimantan Timur. Isinya, Dahlia (32), istrinya sendiri menggugat cerai dirinya. Padahal dia sudah punya anak 1 dari pernikahannya 9 tahun lalu.

Pria korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di salah satu perusahaan tambang tiga tahun lalu ini tak menyangka. Istri yang disayangi itu hendak memutus tali pernikahan yang dia rajut selama ini. "Saya sudah tidak kerja Mas. Hampir tiga tahun pemasukan tidak ada," katanya.

Sejak tak lagi bekerja di tambang, Anton memang dibuat pusing. Biasanya dia bi sa memberikan Rp 8 juta tiap bulan gaji kepada istrinya, kini tak menentu. Bahkan, untuk memenuhi biaya sekolah anak semata wayangnya, Anton harus menjual motor dan perabot rumah lainnya. "Apalagi buat makan, jual emas istri yang pernah saya belikan waktu kerja," tambah pria bermukim di Jalan MT Haryono, Kota Bontang ini.

Berkaca dari kasus Anton, sekilas bisa disederhanakan: perkara ekonomi. Banyak data mengafirmasi bahwa faktor keuangan rumah tangga berkontribusi besar terhadap keretakan hubungan suami-istri. Faktor kegagalan rumah tangga memang kompleks. Masalah ekonomi menjadi biang retaknya mahligai rumah tangga. Rentetan alasan lain yang berefek domino pun mendasari berakhirnya rumah tangga seseorang.

Pengadilan Agama Bontang mencatat ada 458 gugatan perceraian selama 2017. Angka ini bahkan lebih meningkat dari tahun sebelumnya yakni 2016 sebanyak 378 dan 2015 sebanyak 403 kasus. Dari angka di tahun ini, 332 kasus istri terbanyak menggugat cerai dan sisanya 126 cerai talak yang dilakukan suami.

Cerai gugat diartikan gugatan dari sang istri yang diatur dalam Pasal 73 UU 789 No 7 Tahun 1989. Dan cerai talak, cerai yang disebabkan akibat talak ucapan suami yang diatur dalam Pasal 66 UU 789 No 7 Tahun 1989, yang diperbaharui Perubahan Pertama UU No 3 Tahun 2006 dan Perubahan Kedua UU No 50 Tahun 2009.

Menurut Humas Kantor PA, Anton Taufiq Hadiyanto, faktor ekonomi dominan menjadi penyebab kasus perceraian di Kota Bontang, yakni 60 persen dari kasus tahun ini. Ada pula Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) persentasenya 20 persen, perselingkuhan 20 persen, faktor lain judi dan mabuk mabukan 10 persen. “Faktor ekonomi ini ada 4 yaitu; tidak menafkahi sama sekali atau ditinggal, merasa kurang, perebutan pengelolaan keuangan, keterbukaan keuaangan. Paling banyak itu merasa kurang dinafkahi,” jelas Anton.

Kata Anton, tak semua pasangan yang mengajukan cerai langsung diputuskan berpisah. Namun, Pengadilan Agama tetap berusaha mendamaikan kedua belah pihak dengan cara mediasi. Tidak sedikit juga yang berhasil rujuk kembali setelah adanya mediasi.

Meminjam studi yang dimuat di Family Relations Journal (2012) ditemukan, percekcokan akibat masalah keuangan dapat berkaitan dengan isu lain seperti kekuasaan dan kepercayaan dalam kehidupan berpasangan. Kondisi cemburu tentu tidak datang begitu saja. Faktor situasional maupun internal psikologis pelaku dapat menyumbang terhadap emosi yang mendorong lahirnya tindak KDRT.

Terkait tekanan sosial, status perempuan bercerai dipandang lebih negatif dibanding laki-laki. Macam-macam stigma janda menyebar di masyarakat. Inilah yang dapat menyokong keputusan istri untuk menahan diri melaporkan kekerasan yang diterimanya atau untuk berpisah dari pasangan yang opresif. Buntutnya, problem mental lagi buat dirinya di samping dalam diri pasangan yang senang melakukan kekerasan. (*)

Reporter : Zaenul Fanani Editor : Nur Ai syah

Baca Juga

  • Catat ! Operasi Zebra Kota Bontang Target 600 Tilang
  • Bocah asal Bontang Ini jadi Penghafal Alquran Termuda di MHQ 2017
  • BCC Siap Digelar 5 November, Tema dan Rute Sudah Disiapkan
  • Dewan Kecewa Petugas RSUD Bontang Bekerja sambil Main Ponsel
  • Dibuka Hari Ini, Ratusan Stan Ramaikan Bontang City Expo

Sumber: Google News | Warta 24 Bontang

Tidak ada komentar