Rp 2,5 Miliar untuk Tapal Batas Sidrap - Warta 24 Kalimantan Timur
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Rp 2,5 Miliar untuk Tapal Batas Sidrap

Rp 2,5 Miliar untuk Tapal Batas Sidrap

Rp 2,5 Miliar untuk Tapal Batas SidrapSelasa, 05 Desember 2017 Jam: 01:57:05 WIBWarga Sidrap antre mengambil air bersih di kawasan rumah sakit Pupuk Kaltim (DOK.KLIKBONTANG)
KLIKBONTANG.COM- D…

Rp 2,5 Miliar untuk Tapal Batas Sidrap

Rp 2,5 Miliar untuk Tapal Batas Sidrap

Selasa, 05 Desember 2017 Jam: 01:57:05 WIBRp 2,5 Miliar untuk Tapal Batas SidrapWarga Sidrap antre mengambil air bersih di kawasan rumah sakit Pupuk Kaltim (DOK.KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.COM- Dana sebesar Rp 2,5 miliar diusulkan untuk menyelesaikan sengketa tapal batas Kampung Sidrap Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur. Empat Fraksi DPRD Bontang pun meminta Pemkot ikut mengawalnya.

Hal ini dibeberkan, Wakil Ketua II DPRD Bontang, Faisal saat menyampaikan laporan pembahasan Raperda APBD Bontang tahun anggaran 2018, di Auditorium Kantor Walikota, jalan Moh Roem, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, belum lama ini.

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) dewan ini mengatakan, empat fraksi dari total 5 fraksi di DPRD sepakat meminta agar pemerintah memperjuangkan Kampung Sidrap kembali dalam wilayah adminsitrasi Kota Bontang. “DPRD Bontang meminta pemerintah mengawal proses penyelesaian tapal batas,” kata Faisal.

Dalam laporan yang disampaikanFaisal, dia berujar Fraksi Gerindra mengusulkan estimasi anggaran untuk proses Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi atas Undang-undang nomor 49/1999 Tentang pembentukan 6 Kabupaten/Kota. Kemudian, untuk Judicial Review ke Mahkamah Agung atas Permendagri nomor 25/2005 Tentang Penentuan Tapal Batas Kota Bontang.

Hal serupa juga disampaikan Fraksi Nasdem, dalam laporanya disampaikan bahwa Nasdem mendorong agar penyelesaian tapal batas melibatkan stakeholder terkait. Selain itu, pemerintah juga diminta untuk mendukung proses ini melalui suntikan anggaran untuk tim yang telah dibentuk.

“Libatkan pihak-pihak terkait, dan dukungan anggaran Rp 2,5 miliar untuk mengawal proses ini,” kata Faisal.< /p>

Dua fraksi lainya, Fraksi Golkar dan Fraksi Amanah, Demokrat, Pembangunan dan Sejahtera (ADPS) juga menyampaikan hal serupa. Dua fraksi ini mendukung perjuangan untuk penyelesaian tapal batas kampung Sidrap.

Sementara, Fraksi Hanura Perjuangan tak menyampaikan dukungannya terkait perjuangan tapal batas kampung Sidrap. Dalam pandangan Fraksi Hanura Perjuangan, hanya menyinggung dua poin yakni Alokasi dana hibah dan bantuan sosial harus prosedural.

Kemudian, pemerintah juga diminta untuk berkonsultasi ke Gubernur Kalimatan Timur dan Kementerian Hukum dan Ham terkait teknis penyaluran bantuan sosial dan hibah ini.

Kendati demikian, Ketua Fraksi Hanura Perjuangan, Arif menyampaikan mendukung penuh upaya pemerintah untuk memperjuangkan tapal batas Sidrap. Menurutnya, pihaknya siap memberikan sumbangan pemikiran terkait langkah hukum yang tengah diperjuangkan.

“Kita dukung itu, hanya saja di dalam pandangan Fraksi tidak kita sampaikan karena sudah pernah disampaikan sebelumnya,” kata Ketua Fraksi Hanura Arif saat dihubungi melalui sambungan selulernya. (*)

Reporter : Ichwal Setiawan Editor : Nur Aisyah

Baca Juga

  • Gaji Pegawai Honorer Bontang di Mes Jakarta Rp 2,5 Juta, Komisi I Minta Kaji Ulang Perwali
  • Rustam Panggil Samator Senin Depan, Kecewa Pernyataan DLH
  • Satpam Badak LNG Sering Tahan KTP, F-Nasdem: Buat Portal Tahan KTP Warga Badak
  • DPRD Minta Kaji Ulang Tarif Air, Bilher dan Setioko Panggil PDAM
  • Pemkot dan DPRD Kompak Tetap Naikan Tarif Air PDAM Menjadi 50 Persen

Sumber: Google News | Warta 24 Bontang

Tidak ada komentar