Ratusan Ibu-ibu di Samarinda Ikut Rekam dan Cetak e- KTP setelah ... - Warta 24 Kalimantan Timur
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Ratusan Ibu-ibu di Samarinda Ikut Rekam dan Cetak e- KTP setelah ...

Ratusan Ibu-ibu di Samarinda Ikut Rekam dan Cetak e- KTP setelah ...

Ratusan Ibu-ibu di Samarinda Ikut Rekam dan Cetak e- KTP setelah 1 Tahun Menunggu Pembuatan KTP elektronik (e-KTP) meliputi perekaman data dan pencetakan blank…

Ratusan Ibu-ibu di Samarinda Ikut Rekam dan Cetak e- KTP setelah ...

Ratusan Ibu-ibu di Samarinda Ikut Rekam dan Cetak e- KTP setelah 1 Tahun Menunggu

Pembuatan KTP elektronik (e-KTP) meliputi perekaman data dan pencetakan blanko, khusus bagi perempuan

Ratusan Ibu-ibu di Samarinda Ikut Rekam dan Cetak e- KTP setelah 1 Tahun MenungguISTHetifah menyerahkan kartu e-KTP kepada warga di Samarinda.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pembuatan KTP elektronik (e-KTP) meliputi perekaman data dan pencetakan blanko, khusus bagi perempuan yang diprakarsasi oleh Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian digelar di Lapangan Karang Asam, Jalan Slamet Riyadi, Samarinda, Sabtu (23/12).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ibu dengan mengusung tema ' 'Perempuan Peduli Pelayanan Publik'.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi II DPR RI Hetifah Sjaifudian, Komisioner Ombudsman RI Ninik Rahayu, Sekretaris Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri I Gede Suratha, Kepala Dinas Kependukan, Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Halda Arsyad, dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Samarinda Abdullah.

Baca: Hetifah Sebut Sertifikat Gratis Komitmen Pemerintah Bantu Rakyat, Ada Pungli SMS ke Nomor Ini

Sejak dibuka pukul 07.00, kegiatan ini sudah langsung diserbu ratusan warga. Rata-rata warga yang datang ibu-ibu yang sudah melakukan perekaman data, tapi tak kunjung menerima fisik e- KTP. Ada juga warga yang berkonsultasi seputar e-KTP yang hilang, atau ketidasesuaian data.

Isma, warga Lok Bahu mengaku mendapat informasi dari media sosial Facebook merasa sangat terbantu dengan adanya layanan pembuatan e-KTP ini. Selama 1 tahun belakang an, dia mengaku sangat kesulitan untuk berurusan dengan perbankan, karena hanya mengantongi surat keterangan (suket). "Bank itu nggak mau kalau pake surat keterangan (Suket)," ujarnya.

Hampir senada, Leni, warga Sungai Pinang juga merasa sangat terbantu dengan adanya pembuatan KTP. Sudah hampir setahun dia mengaku harus bolak-balik kantor kecamatan, kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk mengurus e-KTP. "Mau ke bank juga nggak bisa, urusan apa-apa juga nggak bisa," ujarnya.

Baca: Pandukung Siapkan Kaos Jari, Apakah Ini Pertanda Jaang-Rizal Segera Deklarasi?

Walau hanya 1 keping, fungsi e-KTP ini menurutnya sangat penting. Leni yang mengaku sering berpergian ke luar kota ini merasa sangat terbebani kala hanya mengantongi 1 lembar suket. Selain itu, kesempatan untuk memperoleh fasilitas-fasilitas yang diberikan pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) juga menjadi tertutup.

Hetifah menuturka n, digelarnya kegiatan ini menjawab salah satu permasalahan di layanan publik yang saat ini paling dikeluhkan masyarakat, khususnya kaum ibu dan calon ibu, yakni sulitnya membuat e-KTP. Bahkan ada warga yang mengaku sudah melakukan perekaman data sejak 2011 lalu, tapi belum kunjung menerima fisik e-KTP.

"Untuk menjawab aspirasi dari ibu dan calon ibu di Kaltim. Kebetulan dalam reses sebelumnya, banyak juga yang mengeluhkan masalah layanan publik dasar, pemberian e-KTP," jelasnya.

Baca: Setia Tunggu Putusan PDIP, Safaruddin : Kalau Saya Nanya Terus Kan Tak Etis,

Tentunya, kata Hetifah, kepemilikan e-KTP ini cukup penting. Banyak masyarakat yang tidak bisa mengakses layanan kesehatan, pendidikan, perbankan.

Dan lebih jauh, kepemilikan e-KTP ini juga berkaitan dengan hak pilih dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub), ataupun Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan datang. (*)

  • < /li>
Penulis: Doan E Pardede Editor: Sumarsono Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Siram Air Kencing ke Karpet Masjid, Seorang Pria Diamuk Warga, Ternyata Ini yang Dialaminya Sumber: Google News | Warta 24 Samarinda

Tidak ada komentar