Presiden Jokowi Serius, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Mulus - Warta 24 Kalimantan Timur
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Presiden Jokowi Serius, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Mulus

Presiden Jokowi Serius, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Mulus

Kaleidoskop Pemprov Kaltim Presiden Jokowi Serius, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Mulus Jokowi memberi sinyal kuat dukungan pusat bahwa Jalan Tol Balikpapan…

Presiden Jokowi Serius, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Mulus

Kaleidoskop Pemprov Kaltim

Presiden Jokowi Serius, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Mulus

Jokowi memberi sinyal kuat dukungan pusat bahwa Jalan Tol Balikpapan - Samarinda harus tuntas pada akhir Desember 2018.

Presiden Jokowi Serius, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Mulushumas pemprov kaltimPembangunan jalan tol ini menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sejak menjabat Oktober 2014 lalu, Jokowi sudah tiga kali datang ke lokasi pembangunan jalan tol.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sepanjang 2017 pertumbuhan ekonomi Kaltim berangsur membaik dan lepas dari kontraksi minus 0,38 persen pada 2016. Namun dampak resesi ekonomi global beberapa tahu n lalu masih dirasakan pada tingkat harga komoditas andalan Kaltim, batu bara dan migas. Lesunya industri pertambangan menjadi salah satu penyebab menurunnya pertumbuhan ekonomi Kaltim pada 2016.

Berita resmi BPS Kaltim menyebutkan sektor industri pertambangan tergerus hingga -3,5 persen dengan nilai penurunan Rp212,65 triliun sepanjang 2016. Tentu ini pukulan hebat bagi perekonomian Kaltim.

Struktur APBD Kaltim dari tahun ke tahun pun terus mengalami penurunan. berbagai kondisi sulit itu tidak sedikitpun melemahkan semangat Pemerintah Provinsi Kaltim dalam komando Gubernur Awang Faroek Ishak untuk dapat terus membangun, membangun dan membangun. Demi satu tujuan, mensejahterakan Rakyat Kaltim.

Berikut adalah rangkuman berbagai kegiatan Gubernur Awang Faroek Ishak dan Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi dalam pembangunan bidang infrastruktur. Infrastruktur menjadi prioritas untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Kaltim yang segera bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi baru terbarukan dan perlahan meninggalkan kekuatan ekonomi berbasis sumber daya tak terbarukan, migas dan batu bara. Hal ini sejalan dengan Visi Kaltim 2030 yang tentu hanya akan bisa diwujudkan jika Kaltim memiliki infrastruktur yang sangat baik, semisal jalan tol, bandara, pelabuhan internasional dan kawasan industri. Berangkat dengan keyakinan besar bahwa infrastruktur yang layak dan memadai adalah kunci sukses pembangunan.

1. JALAN TOL BALIKPAPAN - SAMARINDA

Secara keseluruhan ruas jalan ini mencapai 99,02 kilometer dibangun dengan skema pembiayaan APBD Provinsi, APBN dan Public Private Partnership (PPP). Pengerjaannya terbagi atas Seksi 1 (Balikpapan kilometer 13-Samboja) sepanjang 25,7 kilometer dan Seksi 5 (Balikpapan kilometer 13-Sepinggan) sepanjang 11,09 kilometer. Seksi 1 dibiayai APBD Provinsi dan Seksi 5 dibiayai loan China plus APBN.

Sementara Konsorsium PT Jasa Marga, PT Wijaya Karya, PT Pembangunan Perumahan dan PT Bangun Tjipta Sarana m embangun Seksi 2, 3 dan 4 dengan panjang 65 kilometer. Rinciannya, Seksi 2 (Samboja - Palaran 1 sepanjang 23,3 km). Seksi 3 (Samboja - Palaran 2 sepanjang 21,9 km). Seksi 4 (Palaran - Jembatan Mahkota II sepanjang 17,9 km). Nilai investasi pembangunan konstruksi Seksi 2, 3 dan 4 ini lumayan besar yakni mencapai Rp6,5 triliun. Ditargetkan akhir Desember 2018 sudah rampung dan bisa dioperasikan.

Pembangunan jalan tol ini menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sejak menjabat Oktober 2014 lalu, Jokowi sudah tiga kali datang ke lokasi pembangunan jalan tol. Jokowi memberi sinyal kuat dukungan pusat bahwa Jalan Tol Balikpapan - Samarinda harus tuntas pada akhir Desember 2018.

Masih soal jalan tol. Gubernur Awang Faroek menunjukkan sikap cepat tanggapnya ketika mendengar kabar buruk tentang progress jalan tol. Termasuk saat mendengar kabar ada pemortalan jalan tol di seksi 4 (Palaran-Mahkota II). Rabu, 13 Desember 2017, Gubernur Awang Faroek langsung kembali ke lokasi jalan tol, meski baru seminggu sebelumnya melakukan peninjauan.

"Ternyata bukan portal. Hanya patok batas lahan dan segera kita selesaikan. Saya mohon wartawan juga harus berhati-hati menulis. Harus ddukatif, tidak provokatif. Wartawan harusnya juga dukung jalan tol," tegas Awang.

2. JALAN PERBATASAN KINI TERSAMBUNG

Jalan perbatasan Kalimantan Timur dari Kutai Barat sampai Long Apari, Mahakam Ulu hingga batas negara sekitar 550,25 kilometer. Anggaran untuk membuka jalan ini berasal dari APBN dan APBD provinsi serta kabupaten.

Kesepakatan Rencana Aksi Pembangunan Ruas Jalan Perbatasan dengan program utama Jalan Strategis Nasional Paralel Perbatasan meliputi ruas jalan batas Kalbar - Tiong Ohang - Long Pahangai-Long Boh dengan anggaran APBN Rp1,93 triliun dan pembangunan jembatan dari ruas jalan batas Kalbar-Long Boh sepanjang 480 meter dengan anggaran APBN Rp188 milyar dengan target penuntasan 2016-2019 sesuai Renstra Kemen PUPR 2015-20 19.(*)

Editor: Fransina Luhukay Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Ngotot Pilih Jalur Sendiri, Sopir Taksi Online Turunkan Wanita dan Ketiga Anaknya di Pinggir Jalan Sumber: Google News | Warta 24 Samarinda

Tidak ada komentar