PPU Disurvei Calon Lokasi Ibu Kota Negara - Warta 24 Kalimantan Timur
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

PPU Disurvei Calon Lokasi Ibu Kota Negara

PPU Disurvei Calon Lokasi Ibu Kota Negara

PPU Disurvei Calon Lokasi Ibu Kota NegaraJumat, 15 Desember 2017 Jam: 05:27:43 WIBKondisi Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
KLIKBONTANG.COM- W…

PPU Disurvei Calon Lokasi Ibu Kota Negara

PPU Disurvei Calon Lokasi Ibu Kota Negara

Jumat, 15 Desember 2017 Jam: 05:27:43 WIBPPU Disurvei Calon Lokasi Ibu Kota NegaraKondisi Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

KLIKBONTANG.COM- Wacana pemindahan ibu kota negara semakin mencuat. Beberapa kota disebut-sebut akan menjadi ibu kota baru Negara Indonesia. Salah satunya ialah wilayah Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Terdapat beberapa kriteria dari pemerintah untuk memilih Ibukota negara. Ketua Umum IAI Ahmad Djuhara menyebutkan sejumlah kriteria laik sebuah daerah menjadi Ibu Kota negara yang baru. Namun, satu faktor yang menurutnya paling penting adalah ketersediaan manusia di kawasan yang hendak dijadik an Ibu Kota negara itu.

Belum lama ini, Tim Korlantas Mabes Polri melakukan tinjauan lapangan di Sotek untuk survei salah satu rencana lokasi Ibukota Negara Indonesia pengganti Jakarta. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU pun merespon wacana besar ini dengan menyediakan lahan seluas 1.200 hektare sebagai rencana lokasi ibukota negara.

Tim Korlantas Mabes Polri menilai bahwa lokasi di Sotek cukup bagus karena akan mudah diakses. Selain dekat dengan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, juga bisa dihubungkan melalui jalan kilometer 38 Samboja, kemudian Jembatan Pulau Balang serta Jembatan Tol Teluk Balikpapan yang segera dibangun.

"Kita berdoa agar PPU bisa terpilih, apalagi tim menilai positif lokasi yang kami tunjukkan saat turun ke lapangan pada, Selasa (12/12) kemarin," kata Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian PPU, Budi Santoso.

Kajian dalam rangka rencana pemindahan Ibukota negara yang akan dilaksanakan pada 11 sampai 14 Desember di Polda Kaltim, serta 11 sampai 13 Desember di Polda Kalsel dan Polda Kalteng.

Dalam survei lapangan, tim Korlantas Mabes Polri didampingi tiga tim pakar, antara lain Ir Alan Marino, MSc dari laboratorium Transpotasi Universitas Indonesia, Prof Dr Ir Abimanyu Takdir Alamsyah, MS (Dosen Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Enginering Universitas Indonesia), dan Dr. Suryadi MT, MT (Kepala Sub Direktorat Kerja sama Pemerintah Pakar IT Universitas Indonesia).

Korlantas Polri mendapatkan tugas dari pemerintah pusat untuk mengkaji aspek lalu lintas dan jalanan di Pulau Kalimantan.
Tugas tersebut diberikan pemerintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada Kakorlantas, Irjen Pol Royke Lumowa.

Kabar mengenai tugas tersebut terungkap dalam telegram yang dilayangkan Tito kepada tiga Polda yang berada di Pulau Kalimantan yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, serta Kalimantan Timur.

"Sehubungan dengan referensi tersebut di atas diinfokan kepada kami b ahwa Korlantas Polri akan melaksanakan kajian dalam rangka rencana pemindahan Ibukota negara yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan 14 Desember 2017 di Polda Kaltim, 11 sampai 13 Desember di Polda Kalsel dan Polda Kalteng," kutip tulisan pada surat tersebut. (*)

Reporter : Dwipradipta | berbagai sumber Editor : Qadlie Fachruddin

Baca Juga

  • Video Mesum Diduga Siswa SMA Samarinda Bikin Geger
  • Adang Pencuri, Mahasiswi di Samarinda Tewas Ditikam
  • Teror Penembak Misterius Hantui Geng Motor Samarinda
  • Awas Ada Buronan Polisi di Sekitar Anda, Kenali Wajahnya dengan Foto Ini
  • Model Asal Balikpapan Ini Alami Gangguan Mental dan Buta karena Lensa Mata

Sumber: Google News | Warta 24 Bontang

Tidak ada komentar