Peliknya Kasus Kriminalitas Seksual di Bontang
Peliknya Kasus Kriminalitas Seksual di BontangSabtu, 09 Desember 2017 Jam: 14:39:32 WIBIlustrasi.
KLIKBONTANG.COM- Catatan tindak kriminalitas seksual terhadap anak di Bontang bertamba…
Peliknya Kasus Kriminalitas Seksual di Bontang
Sabtu, 09 Desember 2017 Jam: 14:39:32 WIBKLIKBONTANG.COM- Catatan tindak kriminalitas seksual terhadap anak di Bontang bertambah panjang. Seorang oknum pemilik pondok pesantren (Ponpes) sekaligus panti asuhan, Im (48) diduga menggagahi lima santriwatinya, satu diantaranya malah hamil 5 bulan.
Berdasarkan data Dinas Sosial & Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (Dinsos-P2M) Kota Bontang, selama kurun waktu dua tahun terakhir angka kekerasan anak di Bontang meningkat signifikan. Di 2014, jumlah kasus kekerasan anak sekitar 32 kasus. Kemudian meningkat menjadi 64 kasus di 2016.
Kekerasan yang dialami pada anak beragam , mulai dari kekerasan psikis seperti bully-ing, kekerasan fisik dan kekerasan seksual. Mayoritas kekerasan pada anak terjadi di lingkungan sosial mereka.
Dari data yang diterima Dinsos presentase terjadi dari lingkungan sebesar 52 persen, kemudian posisi ke-2 terjadi 17-20 persen di lingkungan sekolah, kemudian kekerasan yang didapati anak dari lingkungan keluarga
Anak-anak di bawah umur rentan mengalami kekerasan seksual.
Kurangnya edukasi seks yang diterima anak, mulai dari hal dasar seperti pengenalan tubuh dan menjaga diri ketika orang lain ingin menyentuhnya, memang kerap kali disebut sebagai faktor yang menyuburkan fenomena kekerasan seksual terhadap anak. Kendati demikian, ada faktor-faktor lain yang juga membuat anak menjadi korban kriminalitas ini.
Dari sisi anak di bawah umur, aktivitas seksual yang mereka lakukan dengan orang dewasa kerap memposisikan mereka sebagai korban kekerasan seksual. Ini dikarenakan anak diasumsikan belum memahami konsep consensual sex.
Keterlibatan anak dalam aktivitas atau pelecehan seksual dapat disebabkan oleh kurangnya kesadaran anak akan batasan-batasan privat yang tidak semestinya dijamah orang luar, atau bisa pula hadirnya intimidasi pelaku terhadapnya sehingga kejahatan seksual terus terjadi. (*)
Reporter : Redaksi Editor : Nur AisyahBaca Juga
- Catat ! Operasi Zebra Kota Bontang Target 600 Tilang
- Bocah asal Bontang Ini jadi Penghafal Alquran Termuda di MHQ 2017
- BCC Siap Digelar 5 November, Tema dan Rute Sudah Disiapkan
- Dewan Kecewa Petugas RSUD Bontang Bekerja sambil Main Ponsel
- Dibuka Hari Ini, Ratusan Stan Ramaikan Bontang City Expo
Sumber: Google News | Warta 24 Bontang

Tidak ada komentar