MUI Bontang: Im Belum Pantas Pimpin Pesantren - Warta 24 Kalimantan Timur
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

MUI Bontang: Im Belum Pantas Pimpin Pesantren

MUI Bontang: Im Belum Pantas Pimpin Pesantren

MUI Bontang: Im Belum Pantas Pimpin PesantrenRabu, 13 Desember 2017 Jam: 15:05:58 WIBKetua MUI Bontang, Imam Hambali (paling kiri) saat konferensi pers terkait kasus pencabulan oknum p…

MUI Bontang: Im Belum Pantas Pimpin Pesantren

MUI Bontang: Im Belum Pantas Pimpin Pesantren

Rabu, 13 Desember 2017 Jam: 15:05:58 WIBMUI Bontang: Im Belum Pantas Pimpin PesantrenKetua MUI Bontang, Imam Hambali (paling kiri) saat konferensi pers terkait kasus pencabulan oknum pimpinan pondok pesanter sekaligus panti asuhan NM, Rabu, 13 Desember 2017. (FANNY/KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.COM- Kasus pencabulan oknum pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) sekaligus Panti Asuhan NM menyita perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bontang. Ketua MUI Bontang, Imam Hambali menyarankan adanya perubahan struktur pengurus dan pimpinan.

Sebab, kasus pencabulan yang melibatkan Im (43) selaku pimpinan Ponpes, membuatnya tidak laik menjadi panutan bagi para santri yang menghuni lembaga pendidikan islam tersebut. KLIK JUGA: 3 Santriwati Dipacari, Bantah Hamili

Perombakan struktur tersebut diharapkan melibatkan para kyai atau ustaz yang tergabung dalam Forum Komunikasi Santri Bontang (FKSB). Sebagai jaminan keamanan dan kualitas pendidikan keagamaan.

“Agar pesantren dan aktivitas di dalamnya tetap berjalan, sebaiknya ada perubahan struktur pengurus. Pimpinannya misalnya, bukan lagi Pak Im. Setidaknya, mereka harus kompeten, dari kalangan kiyai, ustaz misalnya,” jelasnya saat memberikan keterangan pers pada Rabu 13 Desember 2017 siang.

Pria berpeci ini mengaku mengenal sosok Im melalui kegiatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) yang rutin digelar pemerintah setiap tahun. Im kerap diketahui mewakili kafilah untuk wilayah Bontang Utara.

Secara pribadi, dia pun mengenal tersangka pencabulan sebagai seorang muslim dengan pengetahuan agama terbatas. “Dia (Im) hanya seorang umat islam awam. Bukan ustaz, kiyai, apalagi pengajar agama,” bebe rnya.

Sebab itulah, dia merasa Im belum pantas memimpin pesantren, dan memiliki santri yang harus dibekali ilmu agama. Kendati demikian, dia mengajak masyarakat Bontang untuk mendoakan tersangka agar bisa bertaubat dan diberi ketabahan dalam menjalani situasi ini. KLIK JUGA: Ponpes, Panti Asuhan, Boarding School Perlu Pasang CCTv

Dengan harapan, tetap sabar, dan berjanji bertaubat untuk tidak melakukan hal serupa di kemudian hari. “Karena manusia adalah tempatnya salah. Sedangkan Allah adalah sebaik-baik pemberi taubat. Kita doakan, beliau bisa bertaubat dengan sungguh-sungguh, dan diberikan kekuatan untuk menghadapi kehidupan selanjutnya,” ajaknya. (*)

Reporter : Imran Ibnu Editor : Nur Aisyah

Baca Juga

  • Catat ! Operasi Zebra Kota Bontang Target 600 Tilang
  • Bocah asal Bontang Ini jadi Penghafal Alquran Termuda di MHQ 2017
  • BCC Siap Digelar 5 Nov ember, Tema dan Rute Sudah Disiapkan
  • Dewan Kecewa Petugas RSUD Bontang Bekerja sambil Main Ponsel
  • Dibuka Hari Ini, Ratusan Stan Ramaikan Bontang City Expo

Sumber: Google News | Warta 24 Bontang

Tidak ada komentar