Modus Pengedar dan Bandar Beragam - Warta 24 Kalimantan Timur
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Modus Pengedar dan Bandar Beragam

Modus Pengedar dan Bandar Beragam

Modus Pengedar dan Bandar Beragam Mayoritas pengungkapan kasus yang kami lakukan, berkat laporan masyarakat,” imbuhnya. Tatok mengatakan, membongkar transaksi narkobaMinggu, 17 Desember 2017 2…

Modus Pengedar dan Bandar Beragam

Modus Pengedar dan Bandar Beragam

Mayoritas pengungkapan kasus yang kami lakukan, berkat laporan masyarakat,” imbuhnya. Tatok mengatakan, membongkar transaksi narkoba

Modus Pengedar dan Bandar BeragamTRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSENBARANG BUKTI - Sejumlah barang bukti narkoba yang berhasil diamankan aparat penegak hukum di wilayah Kabupaten Berau belum lama ini.

> Kasus Narkoba Terus Meningkat

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Peredaran narkoba di Kabupaten Berau, cenderung mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari jumlah pengungkapan kasus yang dilakukan oleh jajaran Satresnarkoba Polres Berau, yang setiap tahunnya mengalami peningkatan.

Kapolres Berau, AKBP Pram uja Sigit Wahono, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Tatok Tri Haryanto mengatakan, sepanjang tahun 2017 ini saja, pihaknya berhasil mengamankan narkoba jenis sabu-sabu yang jumlahnya mencapai hamper setengah kilogram, tepatnya 424 gram.

Tahun lalu, jajaran kepolisian Berau berhasil mengungkap 201 kasus narkoba dengan tersangka berjumlah 115 orang. Jumlah itu meningkat sangat drastis, bila dibandingkan tahun 2015 yang hanya mengungkap 69 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 224 orang.

“Secara kuantitas memang tidak sebanyak kota-kota besar, tapi untuk ukuran Kabupaten Berau, jumlah ini sangat banyak. Dan itu (yang terungkap) hanya sebagian kecil, yang beredar mungkin jauh lebih besar,” ungkapnya.

Apalagi, modus operandi para pengedar maupun bandara narkoba kini semakin maju. Seperti pengungkapan kasus sebelumnya, kurir narkoba menyembunyian sabu-sabu di dalam sol sandal wanita.

“Siapa yang menyangka kalau di bawah sandal ada narkobanya? Kalau tidak je li, bisa dengan mudah melalui pemeriksaan bandara. Karena sandal atau sepatu tidak melalui Xray,” jelasnya.

Karena itu, kata Tatok, untuk memerangi peredaran narkoba ini, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri. Selain bantuan dari Badan Narkotika Nasional dan Kabupaten, jajarannya juga sangat bergantung pada peran masyarakat.

“Mayoritas pengungkapan kasus yang kami lakukan, berkat laporan masyarakat,” imbuhnya. Tatok mengatakan, membongkar transaksi narkoba bukan pekerjaan mudah, selain melibatkan banyak personel, juga memerlukan waktu dan biaya yang cukup besar.

Untuk membongkar transaksi narkoba, tidak jarang pihaknya harus melakukan pengintaian berhari-hari, serta membutuhkan dana untuk memancing para pengedar dan Bandar, untuk memperkuat kasus yang ditangani dan juga pengumpulan barang bukti.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan peredaran barang haram tersebut. Salah satunya dengan rutin menggelar razia, khususnya di pintu masuk jalur darat arah Bulungan menuju Berau.

Selain tetap rutin menggelar razia di daerah perbatasan, Satresnarkoba juga melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Berau.

Mulai dari melakukan penyuluhan dan sosialisasi di tingkat kecamatan hingga RT. “Kita akan gencarkan itu, termasuk adanya penyuluhan-penyuluhan langsung ke masyarakat sebagai upaya pencegahan, selain upaya pemberantasan narkoba dengan cara penangkapan pengedar dan Bandar narkoba,” tandasnya. (*)

Penulis: Geafry Necolsen Editor: Ahmad Bayasut Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Nikita Mirzani Beberkan Tarifnya, Begini Reaksi Pengacara Hotman Paris Sumber: Google News | Warta 24 Berau

Tidak ada komentar