Kejar Mimpi Jadi Lumbung Padi Berau
PROKAL.co PROKAL NEWS PRO KALTIM KALTIM POSTBALIKPAPAN POSSAMARINDA POSBONTANG POSTBERAU POST PRO KALTARA RADAR TARAKANBULUNGAN POSTKALTARA POS PRO …
- PROKAL.co
- PROKAL NEWS
- PRO KALTIM
- KALTIM POST
- BALIKPAPAN POS
- SAMARINDA POS
- BONTANG POST
- BERAU POST
- PRO KALTARA
- RADAR TARAKAN
- BULUNGAN POST
- KALTARA POS
- PRO KALSEL
- RADAR BANJARMASIN
- PRO KALTENG
- KALTENG POS
- RADAR SAMPIT
- PRO KALBAR
- BalikpapanTV
- SamarindaTV
- KPFMBalikpapan
- KPFMSamarinda
- Indeks Berita
30 DESEMBER UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
EKONOMI
Sabtu, 30 Desember 2017 14:43 Kejar Mimpi Jadi Lumbung Padi BerauBiatan Ilir Target Tambah Lahan 400 Hektare
PROKAL.CO, BIATAN â" Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus menggeliatkan sektor pertanian, demi mewujudkan mimpi menjadi perkampungan lumbung padi terbesar di Kabupaten Berau.
Salah satu upayanya adalah membuka lahan tidur dijadikan areal persawahan produktif. Tahun depan Kampung Biatan Ilir menargetkan penambahan lahan 400 hektare.
Kepala Kampung Biatan Ilir Abdul Hafid mengatakan, penambahan luasan area persawahan tersebut, diajukan kepada pemerintah daerah maupun pusat.
âRencana kami ajukan segitu. Tetapi dari jumlah luasan pengajuan, biasanya tidak sesuai. Kami targetkan setengah dari pengajuan dapat diwujudkan pemerintah. Saya pribadi tentu menginkan sesuai pengajuan dapat diberikan,â katanya kepada Berau Post, Jumat (29/12).
Hafid-sapaan akrabnya- mengatakan, sektor pertanian menjadi prioritas dalam menggerakkan roda perekonomian Kampung Biatan ilir. Bahkan, pengembangan berbasis ekonomi itu dituangkan ke dalam Rencana Pem bangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMK).
âTidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Tapi juga pembangunan berbasis ekonomi yang menurut saya lebih menyentuh kepada masyarakat,âterangnya.
Penambahan lahan terus dilakukan juga bertujuan sebagai upaya beralihfungsinya lahan seperti terjadi di beberapa daerah di wilayah pesisir selatan Berau. Hal itu diakui Hafid merupakan tantangan bagi dirinya.
âApalagi persawahan jika sehamparan, pengembangan akan lebih mudah begitupun hasil produksinya akan maksimal,â jelasnya.
Mencetak sawah hingga 400 hektare terangnya, juga untuk mencegah terjadinya penjualan lahan. Apalagi, banyak lahan di Biatan Ilir justru dijual kepada orang di luar kampung. Hal itu terangnya, merugikan masyarakat yang harusnya bisa mendapat lebih dari tanah miliknya.
âMencegah hal itu, sebelum lahan diserahkan kepada masyarakat untuk ditanami, dilakukan perjanjian. Salah satunya tidak diperjualbelikan dan itu sudah kami terapkan ,â terangnya.
Tujuannya terang Hafid, demi menyukseskan program pemerintah kampung. Serta dapat dirasakan masyarakat yang lebih banyak, terutama warga Kampung Biatan Ilir. âKarena saya menginginkan, warga saya yang menikmati. Bukan sebagai penonton,â pungkasnya. (jun/rio)
loading...BERITA TERKAIT
- Petani Berharap Harga Lada Membaik
- Ekonomi Masih Tertekan
- Mudah âDimainkanâ, Investasi Cabai Menjanjikan
- Jagung Mulai Diburu
- Beras dan Gula Bisa Murah
- Bentuk Tim Operasi Pasar
- Prospek Besar, Harus Digarap Serius
- Siapkan Pabrik Pengolahan, Rangkul S eluruh Kelompok Tani
- Cari yang Lebih Ekonomis
- Harga Telur, Ayam dan Cabai Merangkak Naik
BACA JUGA
Gerakkan Perekonomian yang Berkelanjutan
TANJUNG REDEB â" Program Karbon Hutan Berau (PKHB) sudah memasuki fase implementasiâ¦Sudah Sepekan Semen âHilangâ
TANJUNG REDEB â" Stok semen kembali mengalami kekosongan di beberapa toko bangunan yang ada diâ¦Pastikan Gas Melon Tepat Sasaran
TANJUNG REDEB â" Masyarakat Berau sempat kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram (Kg) karenaâ¦Pasokan di Tembudan Kosong
TALISAYAN - Gas elpiji tiga kilogram (kg) saat ini pasokannya kurang dari pasaran di Kampung Tembudan,â¦Sektor Perikanan Kian Seksi
TALISAYAN â" Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Talisayan, tengah melirik sektor perikanan untukâ¦Sektor Pertanian Menggeliat di Kampung Tasuk
GUNUNG TABUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pertanian terus mengupayakan peningkatkanâ¦Pengusaha Meno lak Kebijakan Pemkab
TALISAYAN â" Penarikan pajak sarang burung walet yang tengah gencar dilakukan Pemkab Berau, mendapatâ¦Petani Jagung Ambil Kesempatan
TALISAYAN - Mengantisipasi besarnya permintaan terhadap komoditas jagung manis pada acara pergantianâ¦Petani Lada Kembali Pusing
BATU PUTIH â" Memasuki pengujung 2017, harga komoditas lada di wilayah Kecamatan Batu Putih kianâ¦Butuh Pelabuhan Ekspor untuk Menarik Investor
TANJUNG REDEB - Pelemahan ekonomi juga dirasakan terjadi di Bumi Batiwakkal. Untuk itu, Pemkab Berauâ¦- Petaka Satu Gol, Berau Marine FC 1-0 Mahkota Saturut FC
- Dapat Komposisi Terbaik, PSSI Turunkan 20 Pemain untuk Pra-Porprov
- Kasman Dikabarkan Meninggal
- Kejar Mimpi Jadi Lumbung Padi Berau
- Petani Berharap Harga Lada Membaik
- Gelar Lomba untuk Ibu-Ibu
- Dinkes Petakan Kawasan Rawan DBD
- 12 Paket Gagal Lelang
- Kesadaran Masyarakat bisa Menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi
- Ekonomi Masih Tertekan
- HOME
- HOT NEWS
- NEWS UPDATE
- KOLOM
- RAGAM INFO
- INSPIRASI
- FEATURE
- OLAHRAGA
- EKONOMI
- KALIMANTAN TIMUR
- KALIMANTAN TENGAH
- KALIMANTAN SELATAN
- KALIMANTAN UTARA
- KALIMANTAN BARAT
- TENTANG KAMI
- KEBIJAKAN PRIVASI
- DISCLAIMER
- PE DOMAN MEDIA SIBER

Tidak ada komentar