Ini Fakta Blok Mahakam, Ladang Migas Andalan Pemerintah
Ini Fakta Blok Mahakam, Ladang Migas Andalan Pemerintah Pekerja melintas di platform Central Processing Area (CPA) Lapangan Handil PT Total E&a…
Pekerja melintas di platform Central Processing Area (CPA) Lapangan Handil PT Total E&P Indonesia, di kawasan Blok Mahakam, Kalimantan Timur. Kamis (13/11). BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal (ga photo/mohammad defrizal)
Oleh: Whisnu Bagus Prasetyo / WBP | Senin, 1 Januari 2018 | 09:25 WIBBalikpapan - Pergantian tahun menjadi saksi sejarah beralihnya blok Mahakam sebagai Wilayah Kerja (WK) produksi gas bumi terbesar di Indonesia dari Total E&P Indonesie (TEPI) ke PT Pertamina (Persero).
WK Mahakam di Kalimantan Timur, telah dikelola TEPI & Inpex selama 50 tahun. Adapun hari ini Senin (1/1) adalah babak baru dikelola PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) yang me rupakan cucu perusahaan Pertamina.
Blok Mahakam yang terletak di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, merupakan salah satu ladang minyak dan gas bumi (migas) andalan pemerintah.
Ini fakta blok Mahakam:
- Data SKK Migas per November 2017: WK Mahakam berproduksi minyak dan kondensat sebesar 52.000 barel minyak per hari dan 1.360 juta kaki kubik gas bumi per hari.
- Potensi di Blok Mahakam menjanjikan. Cadangan terbukti per 1 Januari 2016 sebesar 4,9 TCF gas, 57 juta barel minyak dan 45 juta barrel kondensat.
- Cadangan migas Blok Mahakam mencapai 105 juta barel minyak dan 4.9 triliun kaki kubik gas.
- Pengelolaan WK Mahakam oleh Pertamina. Hal ini menjadikan Pertamina sebagai penyumbang lebih dari 30 persen produksi minyak dan gas nasional pada tahun 2018.
- Produksi. Persetujuan Program Kerja dan Anggaran (WP&B) 2018 oleh SKK M igas menargetkan produksi PHM 42.010 barel minyak per hari dan 916 MMSCF gas per hari.
- Pengeboran. Angka tersebut direncanakan dicapai dengan pengeboran sumur pengembangan sebanyak 69 sumur, 132 workover sumur, 5623 perbaikan sumur serta POFD 5 lapangan migas di WK Mahakam.
- Beroprasi. Selama beroperasi, kegiatan eksplorasi Blok Mahakam menghasilkan penemuan cadangan migas dalam jumlah yang besar di Bekapai pada 1972. Semenjak itu, secara berturut-turut hingga 1996 ditemukan cadangan migas di lapangan-lapangan lain seperti lapangan Handil, Tambora, Tunu, Peciko, Sisi, Nubi, dan South Mahakam.
- Proyek Lapangan South Mahakam merupakan yang paling muda, baru mulai berproduksi pada 2013.
- Terbesar. Penemuan-penemuan tersebut menjadikan Blok Mahakam sebagai salah satu blok migas terbesar di Indonesia.
Sumber: BeritaSatu.com ARTIKEL TERKAIT
-
1 Januari, Pertamina Resmi Kelola Blok Mahakam
-
Kebakaran di SPBU Moh Kaffi, Pertamina Maksimalkan Pelayanan
-
Soal Holding BUMN Migas, Ibu Ini Kirim Surat Terbuka ke Presiden
-
Harga BBM Dievaluasi 3 Bulan Mendatang
-
Komisi VII Dukung Pertamina Garap RDMP
-
Libur Natal, Pertamina Siapkan 18 SPBU Kantong
-
- 1 Natal dan Tahun Baru 2018 2 Menuju Jabar-1 3 Bahaya Difteri 4 Airlangga Pimpin Golkar 5 Kontroversi Yerusalem
-
-
-
-
Iran Memanas, Trump Kirim Komentar Pedas
-
Ini Produk Teknologi Terlaris Tahun 2017
-
Malam Tahun Baru 2018, Meikarta Kembali Raih Muri Award
-
Syahrini Rayakan Pergantian Tahun di Eropa
-
Korsel Gagalkan Pengiriman Minyak ke Korut
-
Enam Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Amfibi di Sydney
-
Malam Tahun Baru 2018, Ini Lokasi Hiburan dan Car Free Night di Jakarta
-
Eks Presiden Mesir Morsi Kembali Dihukum
-
Dekat dengan JK, Agus Gumiwang Dinilai Punya Poin Positif
-
Supermoon Sambut Tahun Baru 2018
-
-
-
- < img src="http://ad.beritasatumedia.com/ads/www/delivery/avw.php?zoneid=82&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a6eadbba"/>

Tidak ada komentar