Bursa Inovasi Desa Kutim, Mencari Potensi Desa Menuju Kemandirian - Warta 24 Kalimantan Timur
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Bursa Inovasi Desa Kutim, Mencari Potensi Desa Menuju Kemandirian

Bursa Inovasi Desa Kutim, Mencari Potensi Desa Menuju Kemandirian

Bursa Inovasi Desa Kutim, Mencari Potensi Desa Menuju KemandirianJumat, 29 Desember 2017 Jam: 09:58:23 WIB
KLIKSANGATTA.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur…

Bursa Inovasi Desa Kutim, Mencari Potensi Desa Menuju Kemandirian

Bursa Inovasi Desa Kutim, Mencari Potensi Desa Menuju Kemandirian

Jumat, 29 Desember 2017 Jam: 09:58:23 WIBBursa Inovasi Desa Kutim, Mencari Potensi Desa Menuju Kemandirian

KLIKSANGATTA.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Irawansyah membuka Gebyar Bursa Inovasi Desa Tahun 2017 di Gedung Serba Guna, Bukit Pelangi, Selasa 28, Desember, 2017.

Bursa inovasi desa tersebut diikuti oleh 12 Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) tingkat kecamatan yang terdiri dari 95 desa dari 12 Kecamatan.

Hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Kabupaten Kutim H. Suwandi, Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimanatan Timur, Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha, Wakapolres Kutim Kompol Supriya nto, Perwakilan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan camat serta kepala desa.

Dalam sambutan Bupati Kutim Ismunandar yang dibacakan Irawansyah, dikatakan program inovasi desa adalah salah satu solusi yang di canagkan oleh Kementrian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi agar desa dapat mengefektifkan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya mengoptimalkan penggunaan dana desa.

"Bursa inovasi desa ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga dapat berdamapak pada peningkatan kreatifitas desa di dalam menggali potensi desa untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi desa itu sendiri," ucapnya.

"Dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan ekonomi desa diharapkan ditahun-tahun ke depan jumlah desa mandiri di Kabupaten kutim akan bertambah," paparnya.

Ismu sapaan akrab Bupati Kutim juga berharap agar pemerintah desa dan kecamatan untuk melakukan langkah-l angkah penajaman program pembangunan desa secara terpadu, yaitu menajamkan perencanaan di tingkat desa, melakukan pengelolaan keuangan desa seefektif mungkin, melakukan inovasi didalam melaksanakan kegiatan pembangunan serta meningkatkan status desa dari sangat tertinggal dan tertingal menjadi berkembang, maju dan mandiri.

Lebih lanjut Kepala Dinas BPMDes menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan bursa inovasi desa kali ini menampilkan 36 inovasi dari berbagai daerah yang di himpun oleh Kementrian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi.

"Dari 36 inovasi tersebut adalah infrastruktur dan kewirausahaan 16 inovasi, serta peningkatan sumberdaya manusia 20 inovasi,"Ujarnya.

"Sedangkan untuk inovasi lokal menampilkan 4 peserta inovasi yaitu Kecamatan Teluk Pandan, Kecamatan Sangatta Selatan sekaligus mewakili PKK Kutim, badan penelitaian dan pengembangan Kabupaten Kutim sertaPosyantek Riyoto yang telah mengharumkan Kabupaten Kutim di berbaga i event perlombaan teknologi tepat guna,"jelasnya

Dari kegiatan ini Suwandi berharap setiap desa dapat mereflikasikan inovasi yang telah ada, dan desa mampu membuat inovasi baru sesuai karakter potensi local desa masing-masing dapat menjadi produk unggulan local desa tersebut. (*)

Reporter : Sukriadi Editor : Administrator

Baca Juga

  • Tercemar, Ribuan Liter Solar Milik KPC Tumpah ke Sungai Murung
  • Queen Soya akan Buka Pelayaran dari Sangatta ke Makassar dan Pare-Pare
  • Dua Tersangka Pembunuhan Sadis Siswa SMK Bengalon Akhirnya Ditangkap
  • Ditolak Berhubungan Intim, Suami Bacok Istri dengan Kapak Hingga Tewas
  • Dendam Kesumat, Motif Pembunuhan Sadis Siswa SMK Bengalon

Sumber: Google News | Warta 24 Kutai Timur

Tidak ada komentar