Buktikan cintanya, siswi SMA di Samarinda rela disetubuhi pria beristri - Warta 24 Kalimantan Timur
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Buktikan cintanya, siswi SMA di Samarinda rela disetubuhi pria beristri

Buktikan cintanya, siswi SMA di Samarinda rela disetubuhi pria beristri

Merdeka > Peristiwa …

Buktikan cintanya, siswi SMA di Samarinda rela disetubuhi pria beristri

Merdeka > Peristiwa Buktikan cintanya, siswi SMA di Samarinda rela disetubuhi pria beristri Jumat, 29 Desember 2017 00:01 Reporter : Nur Aditya pria beristri cabuli siswi SMA di Samarinda. ©2017 Merdeka.com/Nur Aditya

Merdeka.com - AS (24), warga Jalan Sentosa, Samarinda, Kalimantan Timur, berurusan dengan polisi. Dia diduga mencabuli seorang siswi SM A berusia 17 tahun. Kepada penyidik, AS yang sudah beristri dan punya anak 1 itu mengaku mencabuli kekasihnya untuk memastikan kekasihnya itu cinta dengannya.

AS yang bekerja di salah satu koperasi simpan pinjam itu, ditangkap di rumahnya, Selasa (26/12) lalu. Setelah pada hari yang sama, dia dilaporkan orangtua korban, yang keberatan anaknya dicabuli di salah satu hotel di Samarinda.

"Orangtua korban tahu setelah korban mengaku sudah dicabuli pelaku di hotel," kata Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Utara Ipda Wawan Gunawan, ditemui merdeka.com di kantornya, Jalan DI Panjaitan, Kamis (28/12) sore.

Wawan menerangkan, awal mula AS dan korban berkenalan. Orangtua korban, diketahui berutang Rp 250 ribu di kantor koperasi tempat kerja AS, untuk bisnis kuliner gado-gado.

Saat AS hendak menagih, AS kesulitan menghubungi orangtua korban hingga akhirnya AS menemui orangtua korban. "Orangtua korban kemudian memberikan nomor anaknya itu kepada AS. Belakangan akhirnya AS dan korban jadi sepasang kekasih," ujar Wawan.

Meski korban tahu AS sudah beristri dan punya 1 anak, korban tidak peduli. Bujuk rayu pelaku, berbuah hasil. Pelaku meminta korban membuktikan keseriusan cintanya dengan cara rela untuk disetubuhi.

"Keduanya akhirnya melakukan perbuatan suami istri itu di hotel. Pelaku janji kalau korban hamil, akan tanggung jawab," terang Wawan.

Pelaku mengaku kali pertama melakukan perbuatan cabulnya kepada korban. Namun di rumah, korban akhirnya bercerita kalau dia sudah disetubuhi pelaku. "Ya itu tadi, akhirnya orangtua korban keberatan, lapor ke kita," jelasnya.

AS kini meringkuk di penjara Polsekta Samarinda Utara. Dia dijerat dengan UU No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. "Karena korban ini masih sekolah SMA dan usianya 17 tahun, di bawah umur," demikian Wawan. [rnd]

Baca Juga:
Pria yang masuk DP O kasus pencabulan anak di NTT ditangkap di KalbarTak puas dengan istri, Ramli perkosa anak kandung hingga hamil 6 bulanPolisi masih proses kasus penganiayaan terduga pelaku pencabulan di SetiabudiRemaja di Indragiri Hilir nyaris diamuk massa gara-gara masuk kamar anak gadisHajar pria diduga pencabul, empat pelaku persekusi di Setiabudi ditangkap polisiPria di Riau perkosa anak tiri hingga hamil 5 bulanSempat bebas, terduga guru cabul SMK di Samarinda ditangkap lagi
Topik berita Terkait:
  1. Pencabulan
  2. Kasus Asus ila
  3. Kasus Asusila Pelajar
  4. Samarinda
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Rekomendasi

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.


Sumber: Google News | Warta 24 Samarinda

Tidak ada komentar