KABUPATEN SUKABUMI - Dinas Pariwisata Sosialisasi Geopark ... - Warta 24 Kalimantan Timur
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

KABUPATEN SUKABUMI - Dinas Pariwisata Sosialisasi Geopark ...

KABUPATEN SUKABUMI - Dinas Pariwisata Sosialisasi Geopark ...

KABUPATEN SUKABUMI - Dinas Pariwisata Sosialisasi Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu Kepada Media Oleh: Mohar Syarif Rabu, 29/11/2017��������������������…

KABUPATEN SUKABUMI - Dinas Pariwisata Sosialisasi Geopark ...

KABUPATEN SUKABUMI - Dinas Pariwisata Sosialisasi Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu Kepada Media Oleh: Mohar Syarif Rabu, 29/11/2017

KABUPATEN SUKABUMI

Dinas Pariwisata Sosialisasi Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu Kepada Media

NERACA

Sukabumi - Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi sosialisasi keberadaan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu kepada komunitas wartawan, Selasa (28/11) di salah satu hotel di bilangan Kecamatan Cisaat.

Sosialisasi itu menghadirkan guru besar dan dosen geologi UNPAD Mega Fatimah Rosana dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Dana Budiman. Dalam paparannya, Mega Rosana mengatakan konsep geopark memberi manfaat bagi masyarakat yang hidup di sekitar geopark dan memiliki tujuan konservasi.“Artinya Keberadaan geologi dijaga jangan sampai punah,” paparnya.

Geopark, sebut dia mempunyai tujuan mengeksplorasi (mengidentifikasi tanpa merusak), mengembangkan dan mengidentifikasi hubungan antara warisan geologi dengan semua aspek alam.“Semboyan geopark memuliakan warisan bumi, menyejahterakan masyarakat setempat,” kata Mega.

Warisan geologi (geoheritage) adalah objek geologi yang mempunyai nilai ilmiah. Sehingga kerangka pembangunan geopark dan konservasinya saling berhubungan terhadap pembangunan ekonomi dan pengembangan masyarakat.

Ia menerangkan Indonesia memiliki 11 geopark. Tiga diantaranya sudah mendapatkan penilaian.“Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu sudah menjalani penilaian, dan akan dinilai empat tahun sekali. Apabila tidak ada kemajuan, status geopark akan dicabut,” ungkap dia.

Penzonasian geopark di Jawa Barat, dimulai tahun 2013. Adapun kriterianya, keunggulan geologi, fasilitas pariwisata berkembang, dan sudah adanya infrastruktur.

Khusus di Jawa Barat, tambah dia, zona lokasi yang diusulkan Palabuhanratu, Tangkuban Parahu, dan Tasikmalaya.“Dalam penilaian itu UNESCO menilai managemen pengelola,” imbuhnya.

UNPAD, kata dia, melakukan kajian bekerjasama dengan beberapa pihak untuk percepatan status geopark Sukabumi.“Dan Fakultas hukum UNPAD pun sedang melakukan kajian hukum, yang bisa dijadikan Pemda sebagai rujukan,” sebutnya.

Dari segi anggaran, tambah dia Provinsi Jawa Barat menyediakan anggaran kurang lebih Rp200 miliar untuk pembangunan sarana dan prasarana geopark. Bahkan, kata dia, UNPAD pun menyediakan anggaran sebesar kurang lebih Rp2 miliar untuk penelitian.

Tantangan dalam pengembangan geopark, belum ada masterplan yang jelas untuk program pengembangan dalam hal edukasi, konservasi dan lainnya. Kemudian, jaringan komunikasi masih sulit. Sistem ticketing belum terpadu.“Ini karena ketidakseragaman pengelolaan,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Dana Budiman menerangkan pada pen ghujung tahun akan mengadakan festival dengan tajuk melangit di langit geopark.“Festival ini sebagai bentuk promosi destinasi wisata dan geopark,” jelasnya.

Dana mengakui belum bisa berbicara banyak soal inovasi kawasan geopark karena terbentur anggaran.“Tapi kami ingin masterplan yang komprehensif. Dan kami ingin media mempromosikan geopark,” ujarnya.

Media, sebut dia, memiliki peran besar dalam menyampaikan materi seputar geopark. Di mana, kata dia, media memiliki kemampuan yang tak terbatas untuk menggali potensi yang ada. Hingga saat ini, kata dia, media sudah berperan besar Aspek. Namun sangat penting mengangkat edukasi ilmiah, serta potensi masyarakat dalam pengembangan geopark.

Geopark Ciletuh-Palabuhanratu telah mendapatkan pengakuan sebagai Geopark Nasional pada tanggal 22 Desember 2015 bertepatan dengan kunjungan Advisory Mission dari Unesco Prof. Guy Martini, Berdasarkan hasil kunjungan tersebut disepakati rekomendasi agar kawasan Ciletuh d ikembangkan ke arah utara sehingga kawasan yang semula meliputi 2 Kecamatan dan 15 Desa menjadi 8 Kecamatan dan 74 Desa meliputi Kecamatan Ciracap, Ciemas, Surade, Waluran, Simpenan, Palabuhanratu, Cikakak dan Cisolok.

Geopark Ciletuh-Palabuhanratu memiliki keragaman hayati (biodiversity), geologi (geodiversity), dan budaya (culturdiversity), Geopark Ciletuh-Palabuhanratu yang sudah ditetapkan menjadi geopark nasional ini, juga telah memenuhi tiga unsur yang menjadi syarat destinasi wisata kelas dunia, yaitu menarik, akses mudah, dan sumber daya wisata. Ron

BERITA TERKAIT

  • Samad Minta KPK Terapkan UU TPPU Kepada Novanto
  • KOTA SUKABUMI - BPBD Imbau Warga Waspada Hadapi Cuaca Ekstrem
  • Pemkab Sukabumi Genjot Kenaikan Produksi Pangan
  • Pemprov Banten Evaluasi Pengelolaan Keuangan-Aset Kabupaten/Kota
  • 3.600 Warga Sukabumi Terserap Jadi Tenaga Kerja
  • Ribuan Peserta Ikut Festival Seni Qasidah Nasional

BERITA TERKAIT

Samad Minta KPK Terapkan UU TPPU Kepada Novanto

Samad Minta KPK Terapkan UU TPPU Kepada Novanto NERACA Jakarta - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meminta…

KOTA SUKABUMI - BPBD Imbau Warga Waspada Hadapi Cuaca Ekstrem

KOTA SUKABUMI BPBD Imbau Warga Waspada Hadapi Cuaca Ekstrem NERACA Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghimbau…

Pemkab Sukabumi Genjot Kenaikan Produksi Pangan

Pemkab Sukabumi Genjot Kenaikan Produksi Pangan NERACA Sukabumi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat terus berupaya untuk meningkatkan produksi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

KOTA SUKABUMI - Pengguna DBHCHT Segera di Evaluasi

KOTA SUKABUMI Pengguna DBHCHT Segera di Evaluasi NERACA Sukabumi - Sekretaris monitoring dan evaluasi (monev) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil…

KABUPATEN SUKABUMI - Dinas Pariwisata Sosialisasi Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu Kepada Media

KABUPATEN SUKABUMI Dinas Pariwisata Sosialisasi Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu Kepada Media NERACA Sukabumi - Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi sosialisasi keberadaan Geopark…

KABUPATEN SUKABUMI - Dinas Pariwisata Sosialisasi Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu Kepada Media

KABUPATEN SUKABUMI Dinas Pariwisata Sosialisasi Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu Kepada Media NERACA Sukabumi - Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi sosialisasi keberadaan Geopark…

Berita Terpopuler

Mereduksi Dampak Bencana

Benarkah Indonesia Darurat Utang?

Bantu Petani Bukan Lewat Globalisasi Tetapi Domestik

Menanti Efek "Bola Salju" Skema Pembiayaan Alternatif

HIMKI Tentang Wacana Dibukanya Kran Ekspor Log dan Bahan Baku Rotan - Dunia Usaha

LPPF Gandeng Kerjasama RA Jeans Indonesia

MKBD Kurang, Indo Mitra Sekuritas Disuspensi

Jasa Armada Bidik Dana IPO Rp 924,31 Miliar - Tawarkan Harga Rp 325-530 Per Saham

KOTA SUKABUMI - Pengguna DBHCHT Segera di Evaluasi

WTON Siapkan Capex Rp 800 Miliar di 2018

Sumber: Google News | Warta 24 Kabupateni Sukabumi

Tidak ada komentar