www.AlvinAdam.com

WARTA 24 KALIMANTAN TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kutai Timur Jadi Percontohan Pembinaan Plasma Swadaya Kelapa ...

Posted by On 19.08

Kutai Timur Jadi Percontohan Pembinaan Plasma Swadaya Kelapa ...

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KUTAI TIMUR, KOMPAS.com - Bupati Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Ismunandar menyerahkan Surat Keputusan (SK) Klasterisasi Plasma Sawit Swadaya yang bermitra dengan Sinar Mas Agribusiness and Food seluas lebih dari 7.726 hektar. SK Bupati ini akan mengatur rayonisasi area binaan perusahaan. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pertanian No.98 tahun 2013 yang mewajibkan perusahaan perkebunan yang luasnya 250 hektar atau lebih untuk memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat.

Klasterisasi plasma kelapa sawit mitra Sinar Mas di Kabupaten Kutai Timur ini merupaka n proyek percontohan perwilayahaan pembinaan plasma swadaya serta komitmen untuk pembelian tandan buah segar (TBS) dalam kerangka kemitraan secara permanen di Provinsi Kalimantan Timur.

CEO Perkebunan Sinar Mas Wilayah Kalimantan Timur, Suryanto Bun mengatakan,“Kami menyambut baik terbitnya SK Bupati tentang klasterisasi plasma sawit swadaya. Kami percaya bahwa bentuk kemitraan ini akan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat."

Unit khusus

Dalam catatan Suryanto sebagaimana rilis yang diterima Kompas.com pada Jumat pekan lalu, sejak 2011, pihaknya telah memulai kemitraan dengan membentuk unit khusus dalam organisasi struktural di perusahaan.

Tim ini memiliki fungsi untuk memastikan program kemitraan ini berjalan dengan baik dan kini hasil dari kemitraan ini pun sudah dapat terlihat,” ujarnya.

Pada akhir 2017, Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food Wilayah Kalimantan Timur membina kebun plasma seluas lebih dari 6,880 hektar. Selain itu, perusahaan juga membina kebun plasma swadaya lebih dari 7.726 hektar, sehingga luas kebun plasma seluruhnya lebih dari 14.600 hektar.

“Melalui program kemitraan yang terintegrasi perusahaan memberikan pendampingan on-farm dalam bentuk pembinaan dan pendampingan staf ahli, pengolahan produksi TBS, penyediaan bibit unggul, penyediaan pupuk dan herbisida, mekanisasi dalam pengelolaan kebun serta pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan,” jelas Suryanto.

Selain itu, para petani plasma swadaya didorong untuk melakukan praktik agronomi yang baik dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan komitmen dan prinsip keberlanjutan perusahaan. Salah satunya adalah dengan memastikan praktik agronomi yang mengikuti standar baku kriteria dari Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

Saat ini, dua koperasi binaan perusahaan yaitu Koperasi Jasa Mutiara Kongbeng seluas 623,51 hektar dan Koperasi Prima Pantun seluas 191,38 hektar telah lulus audit ISP O. Kedua koperasi ini merupakan koperasi plasma swadaya pertama yang berhasil mendapatkan sertifikat ISPO untuk wilayah Kalimantan.

Pada kesempatan sama juga dilakukan panen perdana kebun plasma sawit swadaya milik para petani di desa Sri Pantun. Panen perdana dilakukan oleh Direktur Jendral Perkebunan, Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian, Direktur Tanaman Tahunan, Direktur Utama BPDP-KS, Direktur Utama Sinar Mas Agribusiness and Food dan CEO Perkebunan Wilayah Kalimantan Timur Sinar Mas Agribusiness and Food.

Penyerahan SK Bupati yang diberikan kepada Sinar Mas Agribusiness and Food untuk dua belas koperasi mitra perusahaan pada Kamis (22/2/2018) disaksikan langsung oleh Direktur Jendral Perkebunan Kementrian Pertanian Bambang, Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Musdhalifah Machmud, Direktur Tanaman Tahunan Kementrian Pertanian Irmijati Nurbahar, Kepala Sekretariat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) Aziz Hi dayat, Muspika Kabupaten Kutai Timur, camat setempat, kepala desa, PPL, pengurus koperasi, serta perwakilan petani dan Direktur Utama Sinar Mas Agribusiness and Food Daud Dharsono yang ditemani oleh CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food Wilayah Kalimantan Timur Suryanto Bun.


Terkini Lainnya

Sri Mulyani Akui Sistem Keuangan Digital di Indonesia Rawan Diretas

Sri Mulyani Akui Sistem Keuangan Digital di Indonesia Raw an Diretas

Keuangan 03/03/2018, 08:00 WIB Masih Ada 68 Juta Masyarakat yang Belum Terdaftar JKN-KIS

Masih Ada 68 Juta Masyarakat yang Belum Terdaftar JKN-KIS

Makro 02/03/2018, 21:03 WIB Uang Masyarakat Yang Hilang karena Investasi Bodong Capai Rp 105 Triliun

Uang Masyarakat Yang Hilang karena Investasi Bodong Capai Rp 105 Triliun

Keuangan 02/03/2018, 20:30 WIB Sri Mulyani: Sumber Kekayaan Bukan Lagi Tambang Emas, tapi Data

Sri Mulyani: Sumber Kekayaan Bukan Lagi Tambang Emas, tapi Data

Makro 02/03 /2018, 20:10 WIB Walau Rupiah Tertekan Penguatan Dollar AS, BI Jamin Ekonomi Indonesia Terjaga

Walau Rupiah Tertekan Penguatan Dollar AS, BI Jamin Ekonomi Indonesia Terjaga

Makro 02/03/2018, 19:15 WIB China Dinilai Harus Respons Kebijakan Tarif Impor Baja dan Aluminium AS

China Dinilai Harus Respons Kebijakan Tarif Impor Baja dan Aluminium AS

Makro 02/03/2018, 18:15 WIB Prudential Indonesia Bantu Sekolah di Papua

Prudential Indonesia Bantu Sekolah di Papua

Makro 02/03/2018, 17:15 WIB Pekan Ini, Kekayaan Warren Buffett Merosot Rp 51,6 Triliun, Mengapa?

Pekan Ini, Kekayaan Warren Buffett Merosot Rp 51,6 Triliun, Mengapa?

Inspirasi 02/03/2018, 16:15 WIB Selama IMF-World Bank Annual Meeting, Uang Berputar Diprediksi Capai Rp 5,7 Triliun

Selama IMF-World Bank Annual Meeting, Uang Berputar Diprediksi Capai Rp 5,7 Triliun

Makro 02/03/2018, 16:00 WIB Pemerintah di Dua Kota Ini Laksanakan Sanksi Tegas terhadap Pelanggaran Transportasi Daring

Pemerintah di Dua Kota Ini Laksanakan Sanksi Tegas terhadap Pelanggaran Transport asi Daring

Rilis 02/03/2018, 15:22 WIB Harga Beras, Cabai Merah, BBM, dan Rokok Sebabkan Inflasi DKI Jakarta 0,37 Persen

Harga Beras, Cabai Merah, BBM, dan Rokok Sebabkan Inflasi DKI Jakarta 0,37 Persen

Rilis 02/03/2018, 15:15 WIB Apa Saja yang Akan Dibahas saat IMF-World Bank Annual Meeting 2018?

Apa Saja yang Akan Dibahas saat IMF-World Bank Annual Meeting 2018?

Makro 02/03/2018, 14:45 WIB Tahun Ini Seluruh Bandara AP1 Punya 'Airport Operation Control Center'

Tahun Ini Seluruh Bandara AP1 Punya "Airpo rt Operation Control Center"

Makro 02/03/2018, 14:41 WIB Satu Rangkaian Alami Gangguan, Kereta Bandara Soekarno-Hatta Tetap Beroperasi

Satu Rangkaian Alami Gangguan, Kereta Bandara Soekarno-Hatta Tetap Beroperasi

Makro 02/03/2018, 14:30 WIB Microsoft Akan Beli Listrik Energi Surya di Singapura

Microsoft Akan Beli Listrik Energi Surya di Singapura

Bisnis 02/03/2018, 14:15 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Kutai Timur

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »