www.AlvinAdam.com

WARTA 24 KALIMANTAN TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ini Penyebab Pemkot Samarinda Larang Potong Ayam di Pasar ...

Posted by On 17.03

Ini Penyebab Pemkot Samarinda Larang Potong Ayam di Pasar ...

Ini Penyebab Pemkot Samarinda Larang Potong Ayam di Pasar Tradsional

Pemotongan unggas khususnya ayam di pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Samarinda akan segera dihentikan.

Ini Penyebab Pemkot Samarinda Larang Potong Ayam di Pasar TradsionalTRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HPPedagang menjajakan ayam potong di Pasar Segiri Samarinda.

SAMARINDA, TRIBUN - Peran Rumah Potong Unggas (RPU) yang ada di Tanah Merah, jalan poros Samarinda -Bontang Kilometer 23 arah Kota Samarinda akan dimaksimalkan. Caranya, pemotongan unggas khususnya ayam di pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Samarinda akan segera dihentikan.

Hal ini menjadi salah satu kesimpulan dalam Rapat Triwulan IV Eva luasi Izin Usaha Mikro (IUM) di Kota Samarinda di Balaikota Samarinda, Jalan Kesuma Bangsa, Rabu (24/1). Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail mengatakan, terkait hal ini, Pemkot Samarinda akan membentuk Tim Koordinasi Revitalisasi RPU.

"Seluruh ayam tidak boleh lagi dipotong di pasar. Terutama di Pasar Segiri dan Pasar Pagi," ujarnya.

Baca: Tim Pengendali Inflasi Beri Perhatian Khusus pada Cabai

Baca: Kaltim Siaga Difteri, Jumlah Kasus Melonjak Hampir Empat Kali Lipat

Baca: Siaga Difteri, Meiliana minta Kabupaten/Kota Cepat Ambil Tindakan Vaksin

Nusyirwan juga menjamin bahwa pemotong-pemotong unggas yang sebelumnya bertugas di pasar-pasar tradisional tersebut tak akan kehilangan pekerjaan.

Nantinya, para pemotong di pasar tradisional ini akan dibina menjadi kelompok pemotong unggas atau kelompok usaha, untuk selanjutnya akan ditempatkan di RPU yang sudah disiapkan Pemkot Sama rinda.

"Jadi mereka tidak akan kehilangan pekerjaan. Jadi di pasar, berhenti semua. Jadi pasar itu nanti bersih, kering," ujar Nusyirwan.

Harga Ayam Naik-Pedagang menjajakan ayam potong di Pasar Segiri Samarinda,  perkilogram menjadi 21 ribu perkilogram, sejak (30/12/2014) yang harganya naik dari 15 ribMinggu (4/1/2015).Harga ayam di Pasaran tidak terpengaruh harga Bahan Bakar Minyak (BBM) premium yang turun dari 8500 menjadi 7500 perliter, karena pedagang menjual berdasarkan harga yang ditetapkan pemilik usaha ayam. (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)
Pedagang menjajakan ayam potong di Pasar Segiri Samarinda.

Bahkan rencananya, ayam yang dipotong oleh kelompok yang sudah dibina ini akan diberi kemasan yang dibuat oleh rumah kemasan yang ada di Kota Samarinda. "Misalnya wing (sayap) dikumpulkan semua, potonga n-potongan tertentu, di-packing dengan plastik yang nanti akan dikembangkan oleh rumah kemasan yang juga ada di Tanah Merah," jelasnya.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Doan E Pardede Editor: Adhinata Kusuma Ikuti kami di Pasien Cantik Nangis-nangis Diduga Dilecehkan Pegawai RS, "Ngaku Apa yang Kamu Perbuat" Sumber: Google News | Warta 24 Samarinda

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »