www.AlvinAdam.com

WARTA 24 KALIMANTAN TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Hoaks Terbaru BBM Satu Harga di Papua Viral Lagi, Simak Cerita ...

Posted by On 18.02

Hoaks Terbaru BBM Satu Harga di Papua Viral Lagi, Simak Cerita ...

Presiden Jokowi saat memberi arahan pada penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2017, di Main Hall Gedung BEI, Jakarta, Jumat (29/12) sore. Saat itu, Presiden juga mengkritik masyarakat yang senang kalau ada kabar mengkhawatirkan. (Foto: Humas/Jay).

INFONAWACITA.COM â€" Sejak kemarin, beredar kembali foto di berbagai media sosial, terkait harga bahan bakar minyak (BBM) di Papua. Berdasarkan pantauan Infonawacita, foto yang beredar itu seolah menggiring opini. Bahwa kabar mengenai program BBM Satu Harga yang digagas pemerintah untuk seluruh Indonesia adalah kebohongan.

Tidak tanggung-tanggung. Polda Papua akhirnya kembali ikut mengklarifikasi kabar tersebut.

Polda Papua mengklarifikasi kabar hoaks yang kembali tersebar terkait BBM Satu Harga di Papua. (Foto: Humas Polda Papua).

Bukan itu saja, sebuah akun di Facebook yaitu ‘Mak Lambe Turah’, bahkan sudah mendapatkan informasi mengenai terduga penyebar hoaks ini. Lengkap dengan nama dan nomor telepon genggam terduga penyebar hoaks itu.

Meski demikian, atas nama kode etik jurnalistik dan hukum acara pidana, redaksi Infonawacita sengaja menutup nomor telepon genggam terduga penyebar hoaks itu.

Ini terduga penyebar hoaks mengenai program BBM Satu Harga di Papua. (Foto: Mak Lambe Turah).

“Siap-siap yang bikin hoax, sudah Mak pajang nomor HP-nya di FP Mak. Jangan ‘cem-macem sebar hoax soal kinerja Pemerintah!! Lu jual, gue beli. Lu senggol, gue sleding! B erani apaan lu sama emak-emak? Emak-emak, selain raja jalanan, juga rajanya medsos. Mau dikutuk lu jadi wajan?” cecar akun Mak Lambe Turah, seperti dikutip pada Minggu (07/01).

Membuktikan Foto Hoaks yang Tersebar

Di sisi lain, bagaimana membuktikan bahwa foto tersebut adalah berita bohong? Karena, diduga juga, foto itu sudah mengalami pengeditan.

“Ilmu baru dari emak. Ngecek editan atau bukan, pake highlight,” kata pemilik akun Niisa Paser saat mengomentari pembuktian foto yang tersebar itu.

Pembuktian foto hoaks dengan metode ‘highlight’. (Foto: Istimewa).

Bukan hanya itu, seorang pemilik akun bernama Windu Chryszaldiar juga melakukan pembuktian. Dengan software Adobe Photoshop, yaitu tools ‘Balance Tone’, foto yang tersebar itu dimungkinkan untuk dibuktikan kepalsuannya.

Akun Facebook bernama Windu Chryszaldiar ikut melakukan pembuktian foto hoaks yang tersebar terkait BBM Satu Harga di Papua. (Foto: Facebook/Windu Chryszaldiar).
BBM Satu Harga

Program BBM Satu Harga merupakan kebijakan pemerintah yang berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia. Secara bertahap, program ini diaplikasikan di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya di Papua.

Mengutip dari akun setkab.go.id, Presiden Joko Widodo mencanangkan Program Satu Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Papua saat ia berkunjung ke Pulau paling Timur Indonwesia ini pada Oktober 2016 silam.

Saat itu, Kepala Negara sekaligus meresmikan infrastruktur proyek kelistrikan di Sentani, Jayapura, Senin (17/10/2016). Presiden menjelaskan bahwa kehadirannya di Papua untuk meresmikan harga bahan bakar minyak (BBM) satu harga. Hal ini perlu dilakukan oleh Presiden. Mengingat, selama ini terjadi ketidakadilan harga.

“Di Jawa hanya Rp7.000 per liter, di sini ada yang sampai Rp100.000 per liter. Di Wamena Rp60.000 hingga Rp70.000 per liter. Saya tidak bisa seperti itu. Kalau di (wilayah) barat dan tengah (Rp7.000), ya di sini harusnya sama harganya,” ujar Presiden.

Upaya untuk menyamakan harga BBM di Papua dan Papua Barat dengan wilayah lainnya di Indonesia memang tidak mudah.

“Dirut Pertamina menyampaikan ke saya kalau harga Rp7.000 per liter maka ruginya banyak,” kata Presiden.

Tapi kemudian, Presiden meminta kepada Dirut Pertamina untuk mencari solusi. Agar segera diwujudkan harga yang sama untuk BBM di seluruh wilayah tanah air.

Presiden juga menggambarkan bahwa masalah satu harga, bukanlah masalah untung rugi. Tapi dengan adanya kesamaan harga, pada akhirnya, akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Harganya harus sama dan diharapkan akan ada pergerakan ekonomi di sini (P apua). (Pasokan) listrik berlebih, harga BBM sama. Maka akan terjadi pergerakan ekonomi,” tegas Presiden.

Sumber: Google News | Warta 24 Paser

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »